PortalMadura.Com, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur telah menerapkan beberapa sistem online dalam pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Pamekasan, Achmad Syafii menegaskan, penerapan sistem online pada sejumlah instansi dipastikan bisa mengurangi praktik pungutan liar (pungli) karena tidak mempertemukan langsung antara manusia satu dengan manusia lainnya.
“Selama ini kita sudah melakukan langkah-langkah untuk mengurangi pungli di lapangan. Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi (sistem online) untuk mengurangi bersentuhan langsung orang dengan orang. Karena pungli ini terjadi karena bersentuhan langsung,” ungkapnya, Jum’at (20/1/2017).
Mantan anggota DPR RI ini melanjutkan, pihaknya telah memangil semua pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) hingga camat menyusul terbentuknya tim satuan tugas sapu bersih (satgas saber) pungli agar lebih berhati-hati dalam bekerja.
“Tetapi, dari sistem online itu masih banyak kekurangan yang kita perlu benahi. Dengan satgas saber pungli yang sudah terbentuk diharapkan bisa bekerja maksimal,” tandasnya.
Dia meminta semua pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan agar sama-sama berkomitmen mengurangi praktik pungli sebagaimana harapan semua pihak. (Marzukiy/Putri)