PortalMadura.com

Bupati Sampang Ancam Berikan Sanksi Berat ASN Yang Terlibat Politik Praktis

  • Jumat, 19 Januari 2018 | 13:42
Bupati Sampang Ancam Berikan Sanksi Berat ASN Yang Terlibat Politik Praktis
Bupati Sampang, Fadhilah Budiono (Foto; Rafi)

PortalMadura.Com, Sampang – Bupati Sampang, Madura, Jawa Timur, Fadhilah Budiono mengancam akan memberikan sanksi tegas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam politik praktis menjelang Pilkada serentak yang akan digelar 27 Juni 2018.

“Siapa pun mereka (ASN,red) yang terlibat politik praktis akan saya tindak tegas. Sebab, tugas utamanya adalah melayani masyarakat bukan berpolitik,” katanya, Jumat (19/1/2018).

Regulasinya sudah jelas, UU Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015, Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014, Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-undang.



“Selain itu, ASN dilarang ikut serta terlibat dalam kampanye Pilkada/Pemilu. Tercantum dalam Pasal 4 angka 15 PP Nomor 53 Tahun 2010, Tentang Disiplin PNS. Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi disiplin,” jelasnya.

Peringatan dini terhadap ASN agar mengedepankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara daripada campur tangan urusan Pilkada agar ASN tetap konsisten pada Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) ASN yakni memberikan pelayanan yang tulus dan ikhlas kepada masyarakat.

“Laksanakan saja tugas dan tanggung jawab sebagai ASN. Urusan Pilkada, biarlah KPU yang mengatur. Jangan, ikut berperan mengatur peta politik praktis Pilkada, agar dapat menjalankan amanah sesuai porsi masing-masing,” tuturnya. (Rafi/Putri)

Loading...
Advertisement
banner300x250

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional