oleh

Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Tuntaskan Buta Aksara

PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep, A Busyro Karim mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur, khususnya Kabupaten Sumenep ikut serta menuntaskan buta aksara.

Hal tersebut disampaikan politisi PKB ini pada peringatan Hari Aksara Internasional timgkat Provinsi Jatim, di Stadion Gelora A. Yani, Sumenep, Jumat (16/11/2018).

Pihaknya berharap besar, kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang buta aksara, mengingat Jawa Timur merupakan salah satu dari 11 provinsi yang prosentase buta aksaranya di atas rata-rata.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017, penduduk Indonesia usia 15-59 tahun yang telah berhasil diber-aksarakan mencapai 97,93 persen atau tinggal sekitar 2,07 persen atau 3,3 juta jiwa.

Sementara di Sumenep, dari tahun 2010 hingga 2017 berhasil menurunkan angka buta aksara sebanyak 79 ribu 620 orang.

Melalui peringatan Hari Aksara Internasional yang ditempatkan di Sumenep, pihaknya mengajak agar menjadi gerakan bersama terbebaskan dari buta aksara.

Gerakan memberantas buta aksara bukan sekedar mengubah yang tak bisa membaca menjadi bisa, tetapi juga mendorong yang bisa membaca untuk terus membaca.

Sementara, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat melalui Kasubdit Pendidikan Keaksaraan, DR. Kastum, MPd mengajak agar para guru mengembangkan keterampilan literasi yang berbudaya dan sesuai dengan gerakan literasi nasional yakni literasi membaca dan menulis.

Selain itu, literasi membaca dan menghitung, literasi sains, digital, nomerasi dan literasi kebudayaan dan kewarganegaraan. “Mari kita sama-sama berupaya bagaimana strategi kita dalam rangka menurunkan buta aksara,” katanya.

Semua guru diharapkan paling tidak memiliki enam literasi dasar dalam rangka menyongsong abad ke-21.

Pelaksanaan Hari Aksara Internasional tersebut dikemas dengan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI tahun 2018, sejak Jumat- Sabtu (16-17/11/2018).(Nanik/Putri)

Loading...