oleh

Cara Gunakan Makeup Waterproof yang Benar dan Aman Bagi Kulit

PortalMadura.Com – Tinggal dan beraktivitas di negara yang memiliki iklim tropis membuat sebagian wanita memilih untuk menggunakan makeup waterproof untuk sehari-hari.

Hal ini bermaksud agar lebih hemat waktu dan tenaga karena riasan waterproof lebih tahan lama dan tidak mudah luntur jika terkena air. Tapi perlu Anda ketahui, meskipun dibilang anti air, makeup ini juga tidak luput dari risiko kulit rusak.

Nah, untuk menghindari hal tersebut, baca tips di bawah ini agar kulit tetap sehat terjaga meski menggunakan makeup waterproof:

Risiko Kulit Rusak Akibat Makeup Waterproof
Makeup tahan air (waterproof) dibuat dari bahan-bahan khusus untuk menghalangi air agar tidak melunturkan riasan. Bahan-bahan yang paling umum ditemukan dalam kosmetik waterproof adalah lilin (wax), silikon, pelarut serta polimer yang berasal dari hewan atau tumbuhan.

Menurut Alexis Comforti, salah satu penata rias internasional kenamaan, tekstur makeup jenis waterproof lebih berat dipakai untuk kulit wajah. Produknya juga lebih sulit dibersihkan, sehingga harus pakai pembersih khusus yang biasanya berbahan minyak.

Membersihkan riasan waterproof dengan sabun biasa atau jenis pembersih yang salah berisiko menyebabkan kulit rentan rusak karena berbagai hal. Pertama, karena hasilnya jadi kurang bersih. Meski tampaknya sudah terhapus semua, tetap masih ada sisa-sia produk membandel yang akan menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.

Baca Juga: 4 Cara Jitu Bersihkan Sisa Maskara Waterproof yang Tak Mudah Hilang

Selain itu, membersihkan riasan tahan air dengan sabun biasa juga butuh tenaga ekstra untuk mengusapnya. Bahkan kadang harus digosok kencang agar terhapus benar. Itu kenapa kulit rentan teriritasi dan akhirnya timbul ruam merah setelahnya.

Tips Pakai Makeup Waterproof agar Kulit Tetap Sehat

Jangan Pakai yang Mengandung Silikon
Silikon umumnya ditemukan dalam foundation waterproof jenis krim. Fungsi silikon dalam alas bedak ini adalah menjaga agar riasan tidak cepat meleleh dan luntur meskipun didera keringat atau air. Menurut para ahli, kandungan silikon pada makeup dapat menyebabkan iritasi, jerawat, dan bahkan reaksi alergi parah pada kulit.

Pakai yang Mengandung Bahan Polimer
Polimer adalah bahan dasar yang paling umum ditemukan dalam kosmetik tahan air. Fungsinya agar membuat riasan tersebut lebih tahan lama menempel di kulit.

Polimer lebih aman daripada silikon, jadi tidak apa untuk dikenakan di kulit. Carilah produk kosmetik yang mengandung polimer jenis acrylates copolymer dan isododecan.

Bersihkan Makeup dengan Remover Khusus Makeup Waterproof
Makeup waterproof harus dibersihkan pakai pembersih khusus waterproof yang berbahan dasar minyak. Jika tidak tersedia, bersihkan wajah dengan minyak alami seperti minyak zaitun atau minyak kelapa yang dicairkan. Setelahnya barulah bersihkan lagi dengan pembersih makeup biasa dan cuci muka. Lanjutkan ritual bersih-bersih wajah Anda seperti biasanya.

Baca Juga: Penting! Lakukan 5 Hal Ini Saat Gunakan Maskara Waterproof

Jangan Pakai Setiap Hari
Makeup tahan air baiknya tidak dipakai tiap hari karena teksturnya berat dan mengandung bahan-bahan kimia yang kuat untuk kulit wajah Anda yang tipis. Sebaiknya, pakai sekali-sekali saja untuk acara-acara tertentu. Maksimal 2 kali dalam seminggu, dengan begitu kulit Anda masih bisa bernapas lega. (hellosehat.com/Putri)