PortalMadura.com

Cegah Kemampuan Otak Tetap Tajam Saat Usia Senja dengan Cara Ini

  • Kamis, 20 April 2017 | 07:00
Cegah Kemampuan Otak Tetap Tajam Saat Usia Senja dengan Cara Ini
Ilustrasi (merdeka.com)

PortalMadura.Com – Semakin bertambahnya umur seseorang, maka tubuh pun juga akan mengalami perubahan. Misalnya, tubuh yang melemah, kulit yang dulunya kencang menjadi keriput, penglihatan kabur, pendengaran mulai berkurang dan rambut yang memutih. Selain masalah fisik, fungsi otak juga mengalami penurunan seiring berjalannya waktu. Bahkan sebagian orang menganggap bahwa manusia akan semakin bodoh ketika beranjak tua.

Hal ini tentu sangat tidak menyenangkan sekali dan Anda pasti menginginkan memiliki otak yang tetap berpikir tajam dari waktu ke waktu. Sebenarnya, kondisi seperti ini masih bisa dicegah dengan metode khusus untuk meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, salah satunya dengan berolahraga. Disamping itu, ada sejumlah cara lain yang bisa Anda coba lakukan, berikut sepuluh tipsnya :

Lakukan Sesuatu
Para peneliti mulai berpikir bahwa melakukan aerobik secara teratur, bisa menjadi salah satu hal yang dapat Anda lakukan untuk kesehatan jangka panjang otak. Ketika jantung dan paru-paru merespon dengan keras saat berlari atau treadmill, otak diam-diam menjadi lebih sehat. Untuk kesehatan mental, lakukan setidaknya 30 menit olahraga fisik setiap harinya.

Baca Juga:  Bunda, Ini 5 Jenis Investasi yang Cocok untuk Biaya Pendidikan Anak Anda
Harijadi Bangkalan
Ads by portalmadura

Makan, Makan, Makan
Terlalu banyak atau terlalu sedikit energi akan membuat mesin halus otak kejang. Makanan rendah glisemik (tinggi serat, jumlah lemak seimbang, dan protein) akan dipecah lebih lambat di dalam tubuh ketimbang makanan dengan glisemik tinggi, seperti makanan manis dan pati putih. Kecepatan yang stabil dalam pencernaan di usus dapat memberikan aliran energi yang stabil ke otak. Ini dapat mengoptimalisasi kesehatan serta performa jangka panjang otak.

Perhatikan Diet Anda
Kebanyakan makan dapat membuat otak lamban dan menyebabkan efek buruk jangka panjang pada otak. Terlalu sedikit kalori juga dapat merusak fungsi otak. Diet ekstrim bisa menyebabkan beberapa perasaan tidak tenang, seperti perasaan yang mungkin mendasari kecanduan anoreksia. Tetapi banyak penelitian juga menghubungkan diet dengan gangguan, kebingungan, dan gangguan memori.

Baca Juga:  Pemenang Lomba Membuat Surat Buat Wakil Rakyat Sumenep

Rawat Tubuh
Penyakit seperti diabetes tipe 2, obesitas, dan hipertensi, ternyata dapat menimbulkan efek pada otak Anda. Namun, hal itu dapat dicegah. Masalah sistem kesehatan menyeluruh telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kognitif serta penurunan dan gangguan memori.

Anda harus menjaga sistem peredaran untuk dapat terus bekerja. Caranya bisa dengan menghindari rokok dan lemak jenuh, itu membantu mengurangi serangan kerusakan yang berkaitan dengan usia ke otak.

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional