PortalMadura.com – Inter Milan menunjukkan mental juara yang luar biasa saat membalikkan keadaan secara dramatis untuk menaklukkan Como dengan skor tipis 4-3 dalam lanjutan Liga Italia, Senin (13/4/2026) dini hari WIB. Kemenangan penting di Stadio Giuseppe Sinigaglia ini membuat Nerazzurri semakin kukuh di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin.
Inter datang dengan ambisi besar untuk memanfaatkan hasil imbang Napoli sebelumnya dan memperlebar jarak di puncak. Namun, Como asuhan Cesc Fàbregas tampil agresif sejak menit awal, tidak menunjukkan rasa gentar menghadapi sang pemuncak klasemen. Tuan rumah beberapa kali mengancam melalui aksi Anastasios Douvikas dan Álex Valle, meski upaya mereka masih mampu digagalkan lini belakang Inter.
Como Kejutkan Inter di Babak Pertama
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36 lewat aksi Álex Valle. Bek asal Spanyol itu mencetak gol perdananya di level senior setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan penjaga gawang Inter, Yann Sommer, yang tidak sempurna menghalau tendangan sebelumnya.
Jelang turun minum, Como semakin di atas angin setelah menggandakan keunggulan melalui Nico Paz. Pemain muda berbakat ini mencetak gol indah lewat sepakan kaki kiri terukur yang bersarang telak di tiang jauh, menaklukkan Sommer untuk kedua kalinya.
Tertinggal dua gol tidak membuat mental Inter runtuh. Skuad asuhan Cristian Chivu langsung bereaksi cepat. Marcus Thuram berhasil memperkecil kedudukan tepat sebelum jeda lewat penyelesaian tenang, memaksimalkan umpan terukur dari Nicolò Barella.
Dramatis, Inter Balikkan Keadaan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Inter tampil jauh lebih tajam dan mendominasi permainan. Baru empat menit laga berjalan, Thuram kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan terukur dari Barella, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Momentum pertandingan sepenuhnya berbalik ke kubu tamu. Pada menit ke-58, Denzel Dumfries membawa Inter berbalik unggul lewat sundulan bertenaga memanfaatkan situasi tendangan bebas yang dieksekusi dengan sempurna oleh Hakan Çalhanoğlu.
Como sempat mencoba bangkit dan menciptakan beberapa peluang berbahaya, namun ketangguhan Yann Sommer di bawah mistar gawang kembali menggagalkan usaha mereka. Justru Inter yang mampu menambah gol melalui Dumfries, yang mencetak *brace* setelah memanfaatkan situasi kemelut di dalam kotak penalti.
Sinyal Kuat Kebangkitan Inter dan Akhir Tren Como
Tim tuan rumah hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat penalti Lucas Da Cunha di menit-menit akhir pertandingan, setelah terjadinya pelanggaran terhadap Nico Paz di dalam kotak terlarang. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Como dari kekalahan.
Hasil ini menjadi sinyal kuat kebangkitan Inter di bawah arahan pelatih Cristian Chivu. Nerazzurri kini semakin dekat dengan ambisi meraih gelar ke-21 Serie A, didukung catatan impresif 10 kemenangan dari 12 laga tandang terakhir mereka.
Di sisi lain, Como harus mengakhiri tren positif delapan pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi. Kekalahan ini juga menggagalkan ambisi tim asuhan Fàbregas untuk menembus empat besar klasemen sementara.
Susunan Pemain Como vs Inter Milan
Como: Jean Butez; Ignace van der Brempt, Diego Carlos, Marc-Oliver Kempf, Alex Valle; Sergi Roberto, Maximo Perrone; Assane Diao, Nico Paz, Martin Baturina; Tasos Douvikas.
Pelatih: Cesc Fabregas.
Inter Milan: Yann Sommer; Manuel Akanji, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski, Federico Dimarco; Francesco Pio Esposito, Marcus Thuram.
Pelatih: Cristian Chivu.





