Curi Kotak Amal Masjid, Warga Pamekasan Diamankan Polres Sumenep

Curi Kotak Amal Masjid, Warga Pamekasan Diamankan Polres Sumenep
Tersangka dan Barang Bukti (Foto: Samsul Arifin)

PortalMadura.Com, Sumenep – Dua orang asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tertangkap tangan saat mencuri kotak amal Masjid Al-Hidayah berisi uang di Dusun Bun Malang, Desa/Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Rabu (25/4/2018) sekitar pukul 21.00 WIB.

Keduanya adalah MN (21) dan AK (29) yang merupakan warga Dusun Tanjung Tengah, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

“Dua pemuda itu kami amankan di Mapolres Sumenep untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukit, Kamis (26/4/2018).

Ia menyatakan, sebelum ditangkap, warga setempat, pak Adin, melihat dua orang mencurigakan berada di dekat masjid. Saksi tersebut memberitahukan kepada warga lain dan kemudian didatangi secara beramai-ramai.

“Saat warga tiba di Masjid, salah satu pintunya terbuka. Ternyata dua orang tersebut sudah berada di dalam dan warga langsung menangkapnya karena diduga mencuri kotak amal berisi uang,” paparnya.

Setelah diintrogasi, lanjutnya, dua orang tersebut mengakui perbuatannya. Tidak lama kemudian, personel Polsek Saronggi mendatangi lokasi kejadian dan membawa dua orang tersebut guna menghindari amukan massa.

Selain dua orang tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebuah kotak amal terbuat dari besi warna hijau muda yang di dalamnya berisi uang amal masjid dalam keadaan digembok, sebuah Nocksek dengan panjang kurang lebih 30 cm di sebuah tas ransel terbuat dari kain parasut warna hijau berisi dua buah obeng, sebuah kunci Inggris, alat pembengkok besi cor dan sebuah besi berbentuk bulat.

“Kami juga telah meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut dan kami melakukan penyidikan lebih lanjut,” tukasnya. (Arifin/Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses