oleh

Dana Hibah di Pamekasan Terancam Tidak Terserap

PortalMadura.Com, Pamekasan – Adanya peraturan tentang lembaga penerima hibah harus berbadan hukum, membuat dana hibah di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur terancam tidak bisa terserap.

Seluruh kelompok tani (Poktan) atau lembaga lain penerima hibah belum berbadan hukum sebagaimana instruksi undang-undang kementerian hukum dan hak asasi manusia (HAM).

“Dalam undang-undang terbaru itu lembaga penerima dana hibah memilki akta menimal 3 tahun, sementara di Pamekasan saya yakin semuanya tidak sampai 3 tahun, tapi kalau 1 tahun masih ada sebagian,” kata Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Hosnan Ahmadi, Selasa (24/5/2016).

Dikatakan, dana hibah yang tidak terserap itu nantinya harus dirubah kepada nomenklatur yang lain agar bisa difungsikan untuk kepentingan masyarakat lainnnya. Sebab, jika dipaksanakan untuk merealisasikan dana yang ada yang jelas akan melanggar hukum.

“Kalau begini, ya kita harus tiga tahun puasa dana hibah. Seharusnya pemerintah pusat menghitung lah, kalau peraturan begini, maka dampaknya begini,” pungkasnya. (Marzukiy/har)