oleh

Demi Tingkatkan Ekonomi, Bupati Pamekasan Gagas Desa Tematik

PortalMadura.Com, Pamekasan – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam, mencanangkan desa tematik. Program itu ditargetkan pada tahun 2020 dapat terwujud demi peningkatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, desa tematik dimaksud adalah pengembangan desa di 13 Kecamatan di Pamekasan sesuai dengan potensi desa. Misalnya adalah Desa Klampar, Kecamatan Proppo, yang dikenal dengan potensi batiknya, maka disebut dengan desa batik, demikian juga dengan desa lain yang potensi desanya berbeda, desa wisata, desa home industri dan lain-lain.

“Penentuan tematik disesuaikan dengan potensi pada setiap desa, misalnya Desa Klampar, Kecamatan Propo, yang dikenal sebagai sentra penghasil batik. Tematiknya bisa menjadi Desa Batik,” katanya, Selasa (25/6/2019).

Mantan Anggota DPRD Jawa Timur ini menambahkan, perencanaan itu dimaksudkan agar desa mampu mengelola potensi desanya, sehingga ekonomi masyarakat sekitar meningkat. Sebab sebenarnya banyak potensi daerah yang perlu dikembangkan secara serius.

“Kami berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, makanya kita harus ubah paradigma lama dalam mengelola daerah itu. Perlu diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi setiap desa dapat mendorong Kabupaten Pamekasan berdaya saing dengan kabupaten maju lainnnya,” tandasnya.

Loading...

Rencana desa tematik itu bukan sekadar wacana saja, mengingat program itu sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023. Rencana tersebut ditargetkan tahun 2020 bisa terealisasi.

Mantan Ketua PKC PMII Jawa Timur ini menegaskan, target besar pemerintah selama kepemimpinannya tidak bisa terlaksana dengan baik tanpa adanya kerja keras dan kerja cerdas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Oleh karena itu, bahu membahu dalam membangun daerah menjadi keniscayaan.

Baca Juga : Benarkan Bermotif Asmara, Polisi Buru Pelaku Pembacokan Petani Tembakau Madura

“Mati itu kapan saja, karena mati kapan saja, maka selama saya memimpin ini saya khidmatkan untuk masyarakat Pamekasan. Oleh karena itu, kita harus bahu membahu menyelesaikan persoalan, bukan ikut terlibat juga dalam persoalan,” pungkasnya.


Penulis : Marzukiy
Editor : Putri Kuzaifah
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar