oleh

Dinkes Sampang Tarik SP Penolakan Imunisasi Bernada Ancaman Pidana

PortalMadura.Com, Sampang – Beredarnya Surat Pernyataan (SP) penolakan imunisasi berlogo Puskesmas di Sampang, Madura, Jawa Timur, yang bernada ancaman pidana ditarik oleh Dinas Kesehatan setempat.

Penarikan SP itu, diakui Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Asrul Sani, pasca mendapat keluhan dari warga setempat.

“Hasil rapat kemarin, sepakat untuk menarik surat pernyataan itu, karena tidak ada sandaran hukumnya,” katanya, Sabtu (28/7/2018).

Pihaknya mengajak semua warga agar melakukan imunisasi bagi putra-putrinya agar terlindungi dari penyakit difteri serta mencegah dari status Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Ada satu kasus saja, maka Sampang dianggap terjadi KLB dan harus dilakukan lagi imunisasi massal,” terangnya.

Asrul mengajak warga agar menyadari pentingnya imunisasi. “Kami akan melakukan pendekatan secara promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif terhadap masyarakat,” terangnya. (Rafi/Putri)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE