oleh

Dinkes Sumenep Temukan 10 Suspek Difteri, Dua Positif

PortalMadura.Com, Sumenep – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menemukan 10 suspek difteri pada akhir Desember 2017 hingga pertengahan Januari 2018. Dari 10 suspek, dua di antaranya positif terkena penyakit difteri.

“Dari dua yang positif difteri itu semuanya dari Kalianget Barat. Sedangkan 8 lainnya negatif,” kata Kepala Dinkes Sumenep, dr Fatoni, Rabu (17/1/2018).

Menurutnya, Kecamatan Kalianget merupakan daerah rawan penyakit endemis seperti difteri dan DBD. Karena di daerah itu struktur rumahnya berdempetan dan lingkungannya sangat memenuhi, seperti pepohonan yang banyak, sehingga kuman yang menyebabkan penyakit endemis itu dapat berkembang.

“Bahaya dari penyakit difteri itu toksin yang dihasilkan oleh kuman difteri bisa menyebabkan detak jantung berhenti, jadi racunnya itu bisa meracuni jantung. Makanya setiap penderita difteri harus diberi obat anti difteri serum,” ucapnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, gejala yang bisa dilihat dari penderita difteri itu di antaranya kondisi tubuhnya panas, nyeri saat menelan karena yang diserang itu daerah saluran nafas, dan kelenjar membesar. Jika ada gejala seperti ini, secepatnya bisa diperiksa ke petugas medis agar secepatnya pula diobati.

“Kalau sudah ada gejala seperti itu cepat diperiksa, jangan sampai lambat memeriksa. Karena penyakit difteri ini termasuk penyakit yang bisa mengancam jiwa. Jadi jangan membuat keputusan setelah korban sudah parah,” tegasnya. (Arifin/Putri)



Komentar