PortalMadura.com

Disnakertrans : Marak TKI Ilegal Asal Sumenep Lantaran Tak Sabar Ikuti Pelatihan

  • Rabu, 10 Agustus 2016 | 15:42
Disnakertrans : Marak TKI Ilegal Asal Sumenep Lantaran Tak Sabar Ikuti Pelatihan
Ilustrasi

PortalMadura.Com, Sumenep – Maraknya tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berangkat secara illegal ke luar negeri utamanya Malaysia asal Sumenep, Madura, Jawa Timur lantaran TKI tersebut tidak sabar mengikuti pelatihan sebelum diberangkatkan. Sebab, jika TKI legal, mereka harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu sebelum diberangkatkan ke negara tujuan dan pelatihan itu dinilai menyita waktu.

“Terjadinya TKI ilegal itu karena mereka (calon TKI, red) enggan mengikuti pelatihan sebelum diberangkatkan. Karena kalau melalui jalur ilegal mereka langsung bisa berangkat kapan pun,” kata Kasi Info Bursa dan Penempatan, Disnakertrans Sumenep, Arief Prayitno, Rabu (10/8/2016).

Menurutnya, selain itu, para TKI ilegal itu memang merupakan turun temurun sejak sesepuhnya dan mereka termotivasi untuk menjadi TKI juga saat melihat kesuksesan para TKI yang sudah berangkat sebelum dirinya.

“Sudah ada sebagian keluarganya yang berangkat duluan di Malaysia. Mereka disana sukses bekerja. Makanya keluarga yang lain juga ikut berangkat menjadi TKI  dengan berangkat tanpa dokumen resmi,” paparnya.

Sesuai data di Disnakertrans Sumenep, selama 2016 ini, tercatat 407 TKI ilegal asal Sumenep yang dideportasi dari Malaysia. Mereka berangkat secara ilegal dari Indonesia. Mereka mayoritas warga Pulau Kangean seperti Kecamatan Arjasa.

“Kami sudah sering melakukan sosialisasi terhadap calon TKI agar berangkat secara legal supaya para TKI aman dan nyaman bekerja diluar negeri, tapi rupanya mereka mengabaikannya,” tegasnya. (arifin/choir)

Loading...
Advertisement
portalmadura'

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional