PortalMadura.Com, Sumenep – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) mendatangi Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (1/3/2021).
Mereka menolak tegas rencana penambangan fospat seperti yang tergambarkan pada review RTRW tahun 2013-2033. Aktivis AMS ini ditemui langsung Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.
“Kami inginkan pemerintah berkomitmen menolak rencana tambang fospat,” kata koordinator lapangan, Abd. Basith.
Ia menilai, penambangan fospat lebih banyak mudaratnya. Di antaranya dapat merusak dan membahayakan lingkungan.
Pihaknya bersama rekan lainya akan terus mengawal dan menolak rencana tambang fospat di Sumenep.
Sementara, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi saat menerima mahasiswa menyarankan agar berkirim surat resmi baik kepada pemerintah daerah maupun kepada legislatif.
“Kirimkan ide dan pendapatnya untuk menjadi bahan dalam menentukan kebijakan,” ujarnya.
Pihaknya menyampaikan terimakasih kepada mahasiswa yang peduli terhadap keselamatan lingkungan. “Sumenep memang harus dijaga bersama,” pungkasnya.(*)