oleh

Dugaan Penggelembungan Suara Pemilu di Madura

PortalMadura.Com, Bangkalan – Salah satu calon legislatif (caleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, berinisial HA dilaporkan ke Bawaslu Bangkalan.

HA diduga ikut berperan aktif melakukan kecurangan dan penggelembungan suaranya. Peristiwa ini dilaporkan oleh saudara, H. Hayyis Abdillah (47), warga Debang Rt/RW 003/003, Desa Bulung, Kecamatan Klampis, Bangkalan.

Pelapor merupakan caleg DPRD Kabupaten Bangkalan dari partai yang sama dan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bangkalan II.

Pelapor datang ke kantor Bawaslu Bangkalan didampingi kuasa hukumnya dari Rumah Advokasi Rakyat, Risang Bima Wijaya.

Kuasa hukum pelapor, Risang Bima Wijaya menjelaskan, oknom caleg tersebut diduga terlibat dalam proses penggelembungan suara Pemilu 2019.

“Bukti berupa video saat oknum Caleg itu melakukan kecurangan bersama oknum penyelenggara Pemilu sudah ada,” terangnya, Rabu (24/4/2019).

Ia menyebutkan, di dalam video itu dugaan kecurangan terjadi di TPS 9 Desa Kampak, Kecamatan Geger. “Bukti itu sudah kami serahkan ke pihak Bawaslu,” jelasnya.

Pihaknya meminta agar laporannya tidak diabaikan oleh Bawaslu, karena sudah diketahui oleh publik.

“Kecurangan ini sudah jelas, maka ketika kecurangan ini diabaikan bisa menurunkan kredibilitas Bawaslu. Itu merupakan tindak pidana pemilu yang sudah dilakukan langsung oleh oknum Caleg,” tandasnya.

Risang juga mohon kepada Bawaslu agar oknum tersebut di diskualifikasi. “Caleg itu harus di diskualifikasi, karena sudah jelas pokok perkaranya dan kami meminta Bawaslu harus bersikap tegas,” katanya.

Menanggapi laporan tersebut, Komisioner Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bangkalan, Buyung Pramudi menjelaskan, pihaknya masih mau melakukan kajian dan klarifikasi terhadap saksi-saksi.

“Laporan tersebut sudah kami terima dan prosesnya masih panjang untuk menentukan pokok perkaranya, serta masih perlu mengumpulkan bukti-bukti dan klarifikasi saksi-saksi,” pungkasnya.


Penulis : Imron
Editor : Nurul Hijriyah

Komentar