oleh

Duh! Marak Curanmor di Area Pasar 17 Agustus Pamekasan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pengunjung pasar tradisional 17 Agustus Bugih Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akhir-akhir ini resah lantaran keamanannya tidak terjamin setelah dalam beberapa minggu terakhir sering terjadi aksi pencurian sepeda motor (curanmor).

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar 17 Agustus Pamekasan, Alex Burhanuddin menceritakan, aksi curanmor di area pasar barat itu tidak hanya terjadi satu kali. Bahkan, ada peristiwa yang cukup mengejutkan, yaitu motor milik tukang jual sayur keliling hilang dengan barang-barang jualannya usai belanja di pasar.

“Hilang dengan gerobak-gerobaknya yang ada di atas motornya tersebut, dia pagi baru belanja untuk dijual keliling. Tetapi setelah ditinggal sebentar untuk ngambil barang yang lain setelah kembali ke motornya sudah tidak ada. Kemudian lagi ada motor hilang di depan mini market depan pasar, dan banyak lagi, ” terangnya kepada PortalMadura.Com, Rabu (5/12/2018).

Loading...

Para korban di pasar tidak mau melaporkan kejadian itu kepada penegak hukum, mereka hanya menyimpan sendiri kegelisahan tersebut. Dengan alasan, mereka tidak mempunyai uang lebih untuk mengadukan musibah yang menimpanya.

“Mereka tidak melapor ke polisi, alasannya takok elang dukaleh (takut kehilangan dua kali, red),” katanya.

Dikatakan, pihaknya saat ini sedang mengirimkan surat kepada Bupati dan Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres dan Kodim 0826 Pamekasan, Kepala Kejari, Kasatpol PP dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan, supaya kejadian tersebut bisa menjadi perhatian. (Marzukiy/Anek)



Komentar