oleh

ESDM Dilikuidasi, Program Kelistrikan di Sumenep Harus Tetap Berlanjut

PortalMadura.Com, Sumenep – Program kelistrikan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur harus tetap dilanjutkan. Kabupaten ujung timur Pulau Madura ini masih banyak daerah, baik di daratan maupun kepulauan yang belum teraliri listrik.

“Meski Kantor Energi Sumber Daya Alam dan Mineral (ESDM) telah dilikuidasi, tapi program kelistrikan harus tetap dilanjutlan,” ungkap anggota Komisi II DPRD Sumenep, Badrul Aini, Rabu (28/12/2016).

Menurut politisi asal kepulauan itu, dihapusnya kantor ESDM dikhawatirkan akan berdampak pada program kelistrikan di Bumi Sumekar ini, sebab sampai sekarang banyak desa yang program kelistrikannya digarap dengan sistem tahun jamak mulai 2015 dan 2016 ini belum selesai.

“Program kelistrikan harus dilanjutkan di tahun 2017 ini agar hak dasar masyarakat seperti di Desa Geleman, Kecamatan Arjasa, Kangean dan empat desa di Pulau Gili Raja  mendapat penerangan yang layak,” ucapnya.

Ia berjanji akan terus mengawal agar Pemkab lebih serius dalam menjalankan program kelistrikan. Sebab, Tim Anggaran (Timgar) telah berjanji pada pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara untuk mengalokasikan anggaran kelistrikan sebesar Rp7 miliar di APBD 2017.

“Pemkab jangan hanya berjanji dengan mengganggarkan di APBD 2017, tapi benar-benar merealisasikan program kelistrikan tersebut,” harapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Hadi Soetarto menyatakan, eksekutih telah menganggarkan di APBD 2017 sebesar Rp7 miliar untuk program kelistrikan. Dana miliaran rupiah itu diperuntukkan program kelistrikan diwilayah daratan dan kepulauan. (arifin/har)