oleh

Evaluasi KWK, Sumenep Butuh Kapal Tahan Ombak Saat Mudik-Balik Lebaran

PortalMadura.Com, Sumenep – Wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang terdiri dari 126 pulau dinilai membutuhkan kapal yang tahan ombak, khususnya pada momen arus mudik-balik lebaran.

Salah satunya, rute Pelabuhan Kalianget menuju kepulauan Kangean, Sumenep yang tidak bisa dilalui dengan sembarang kapal saat terjadi ombak cukup besar.

Ketua Komunitas Warga Kepulauan (KWK) Kangean, Sumenep, H. Safiudin menunjukkan fakta, bahwa kapal jenis fiber belum mumpuni mengarungi perairan Kangean saat cuaca kurang bersahabat.

Seperti yang terjadi, saat mudik-balik lebaran Idul Fitri 1439 H.

“Kedepannya, pemerintah hendaknya mencarikan kapal yang spesifikasinya lebih memenuhi syarat untuk mengarungi perairan Kangean,” katanya, Jumat (22/6/2018).

Selain itu, pihaknya juga mengusulkan adanya klausul kontrak kapal mudik-balik gratis yang diketahui oleh masyarakat serta harus satu komando dalam pelayanan reguler.

Tak hanya itu, Safiudin juga mendesak adanya audit dan kajian terhadap kapal pemenang tender untuk angkutan arus mudik-balik lebaran yang melayani warga Kangean.

Loading...

“Audit penting dilakukan oleh BPK terhadap anggaran mudik-balik, khususnya yang melayani lintasan Kalianget-Kangean,” tandasnya tanpa menyebutkan alasannya.

Namun, disisi lain, pihaknya menilai jika pelayanan mudik-balik lebaran secara umum, lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya kerjasama yang sinergi antara pihak Kesahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sumenep, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Sapeken wilayah kerja (Wilker) Kangean beserta jajarannya.

Sekaligus pihak Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumenep beserta jajarannya, serta keamanan, baik dari Polisi sektor (Polsek) Kangayan, maupun Komando Rayon Militer (Koramil) Arjasa patut diberikan apresiasi yang setinggi-tingginya.

“Atas nama warga kepulauan kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak yang berkompeten,” katanya.

Selama ini, pihaknya mengaku intens memberikan masukan dan melakukan komunikasi kepada para pemangku atau jajaran otoritas yang diberi mandat oleh pemerintah.

“Demi kenyamanan arus mudik warga kepulauan, kami KWK selalu intens membangun komunikasi dengan para pemangku otoritas,” pungkasnya.(Hariyanto/Har)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar