Suami-istri menjadi korban gempa magnitudo 6,4 Situbondo, pada pukul 01:44:57 WIB, Kamis (11/10/2018). Keduanya yang sudah lanjut usia menjalani perawatan medis dalam satu tempat pasien di Puskesmas Gayam. Wabup Sumenep Achmad Fauzi bersama Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen menjenguk keduanya.(foto: Moh. Hartono)
PotalMadura.Com, Sumenep – Gempa magnitudo 6,4 Situbondo, pada pukul 01:44:57 WIB, Kamis (11/10/2018) menyebabkan 3 orang meninggal dunia, 3 luka parah dan 6 lainnya luka ringan. Semuanya dialami warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jatim.
Gempa tersebut juga menimbulkan kerusakan 236 unit rumah dan fasilitas umum (data sementara) yang tersebar di 5 kecamatan. Meliputi, Kecamatan Bluto, Kalianget, Nonggunong (Pulau Sapudi), Kecamatan/pulau Raas, dan Kecamatan Gayam (pulau Sapudi) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Wilayah korban paling parah berada di Kecamatan Gayam (Pulau Sapudi). Terpusat di Desa Prambanan. Desa sekitar yang juga terdampak gempa, yakni Desa Jambuir, Karang Tengeh, Kaloang, Pancor, dan Desa Nyampong.
Berikut foto-foto korban gempa dan kedatangan menteri sosial, Kapolda, Pangdam, Gubernur Jatim hingga Danrem ke Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Sumenep.
Suami-istri menjadi korban gempa magnitudo 6,4 Situbondo, pada pukul 01:44:57 WIB, Kamis (11/10/2018). Keduanya yang sudah lanjut usia menjalani perawatan medis dalam satu tempat pasien di Puskesmas Gayam. Wabup Sumenep Achmad Fauzi bersama Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen menjenguk keduanya.(foto: Moh. Hartono)
Salah satu ruma warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura yang hancur rata dengan tanah, akibat gempa magnitudo 6,4 Situbondo, pada pukul 01:44:57 WIB, Kamis (11/10/2018).(foto: Moh. Hartono)
Sumrani (31), warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep. Putrinya, Nuril Kamelia (7) meninggal dunia bersama kakeknya, H. Nadar (60). Kedua korban tertimpa reruntuhan dinding kamar rumahnya saat tidur pulas akibat gempa magnitudo 6,4 Situbondo, pada pukul 01:44:57 WIB, Kamis (11/10/2018).(foto: Moh. Hartono)
Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita didampingi Wabup Sumenep di Pulau Sapudi pasca gempa magnitudo 6,4 Situbondo, pada pukul 01:44:57 WIB, Kamis (11/10/2018). (Foto: Hartono)
Salah satu masjid di Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, kepulauan Sapudi, Sumenep yang retak- retak akibat gempa magnitudo 6,4 Situbondo, pada pukul 01:44:57 WIB, Kamis (11/10/2018).(foto: Moh. Hartono)
Salah satu rumah warga hancur total di Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep akibat gempa magnitudo 6,4 Situbondo, pada pukul 01:44:57 WIB, Kamis (11/10/2018), (Foto: Moh. Hartono)
Posko Bencana Alam Desa Prambanan Kecamatan Gayam, Kepulauan Sapudi, Sumenep. Banser ikut menjaga posko dan membantu korban (Foto: Moh. Hartono)
Aparat kepolisian Polres Sumenep membersihkan reruntuhan rumah dari salah satu rumah warga yang dua orang penghuninya meninggal dunia di Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep. (Foto. Hartono)
Kiri, Kapolres Sumenep, Kapolda Jatim, Wabup Sumenep Achmad Fauzi, Gubernur Jatim dan Pangdam di lokasi korban gempa Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Sumenep. (Foto. Hartono)