SUMENEP, portalmadura.com – Warga di pesisir Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dihebohkan dengan ditemukannya ratusan batang kayu gelondongan berukuran raksasa yang terdampar di sepanjang garis pantai sejak Minggu (20/9/2026).
Kayu-kayu tak bertuan tersebut tersebar dari kawasan pesisir Desa Dungkek hingga Desa Bicabbi. Hingga kini, belum diketahui secara pasti asal-usul maupun pemilik dari ratusan muatan kayu yang berserakan di tepi laut tersebut.
Berdasarkan penuturan warga setempat, Fathorrahman, kayu yang terdampar memiliki dimensi yang cukup fantastis. Diameter kayu diperkirakan mencapai sekitar 1 meter dengan panjang berkisar antara 4 hingga 5 meter.
“Ditemukan mulai tadi malam sampai tadi siang. Jumlahnya sangat banyak, diperkirakan mencapai ratusan batang,” ungkap Fathorrahman saat memberikan keterangan, Senin (21/9/2026).
Dugaan sementara masyarakat setempat menyebutkan bahwa puluhan hingga ratusan kayu gelondongan tersebut merupakan muatan dari kapal kargo yang terjatuh ke laut akibat diterjang cuaca buruk dan ombak besar.
Kehadiran material kayu raksasa dalam jumlah besar ini memicu kekhawatiran mendalam bagi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan lokal. Keberadaan kayu-kayu tersebut dinilai membahayakan navigasi laut serta berpotensi merusak perahu-perahu nelayan yang sedang ditambatkan di pinggir pantai.
Menanggapi laporan kejadian ini, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep bersama aparat kepolisian segera bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan verifikasi lapangan.
Petugas gabungan akan melakukan penanganan lebih lanjut serta mengamankan area pesisir guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan keselamatan para nelayan setempat.





