BOGOR, portalmadura.com – Peristiwa gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 4,1 mengguncang wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, serta beberapa daerah di sekitarnya pada Kamis (15/10/2026) sore[cite: 1]. Getaran yang berasal dari gempa darat dangkal tersebut sempat mengejutkan warga di sejumlah kecamatan[cite: 1].
Berdasarkan laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui saluran resminya, guncangan terjadi tepat pada pukul 17.58 WIB[cite: 1]. Lokasi episentrum gempa berada pada koordinat 6,73 derajat Lintang Selatan (LS) dan 106,61 derajat Bujur Timur (BT)[cite: 1].
Detail Kedalaman dan Skala Intensitas Gempa
BMKG mencatat bahwa titik pusat gempa terletak di darat, sekitar 26 kilometer di arah barat daya Kota Bogor, dengan kedalaman yang sangat dangkal yakni 5 kilometer di bawah permukaan tanah[cite: 1].
Dampak guncangan ini dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah dengan skala intensitas Modifiend Mercalli Intensity (MMI) yang bervariasi[cite: 1]:
- Pamijahan: Dirasakan pada skala IV MMI (getaran dirasakan nyata di dalam rumah, jendela dan pintu berdering)[cite: 1].
- Kabandungan: Dirasakan pada skala IV MMI[cite: 1].
Kondisi Terkini dan Imbauan BMKG
Hingga Kamis malam, BMKG belum merilis laporan resmi mengenai potensi kerusakan infrastruktur maupun adanya korban jiwa akibat guncangan tersebut[cite: 1]. Tim terkait masih terus mengumpulkan data di lapangan guna memastikan penyebab utama pergerakan sesar yang memicu gempa[cite: 1].
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta selalu memantau pembaruan informasi kebencanaan melalui saluran resmi BMKG[cite: 1].
Pantau terus informasi kebencanaan terkini dan berita terpercaya hanya di portalmadura.com.



