oleh

Google 'Marah' Soal Laporan Spionase NSA

Washington (PortalMadura) – Dalam pernyataan yang dikeluarkan Rabu (30/10), Google mengatakan mereka marah karena pemerintah Amerika tampaknya telah menyadap data dari jaringan-jaringan  pribadi Google, dan mengatakan bahwa laporan-laporan itu menegaskan perlu adanya reformasi segera. Baik Google maupun Yahoo mengatakan mereka tidak memberikan wewenang atas peretasan terhadap jaringan-jaringan komunikasi mereka tersebut.

The Washington Post mengatakan Rabu, suratkabar itu mengetahui program rahasia NSA itu dari dokumen-dokumen yang dibocorkan bekas kontraktor NSA Edward Snowden dan dari wawancara dengan sejumlah pejabat yang memang mengetahui program itu.

Loading...

Dirilis VOA, Bawah dalam laporan tersebut dikatakan, NSA dan dinas sejawatnya dari Inggris GCHQ menjalan proyek yang disebut MUSCULAR.  Proyek itu merupakan proyek peretasan ke kawat-kawat fiber-optic yang mengangkut data antara fasilitas-fasilitas global Google dan Yahoo. Proyek itu memungkinkan dinas-dinas intelijen menyalin semua aliran data, termasuk teks, audio dan video.

Direktur NSA Jenderal  Keith Alexander mengatakan, Rabu, dinas intelijen itu tidak memasuki server-server Google dan Yahoo.  Berbicara kepada wartawan dalam sebuah konperensi pers di Washington, ia mengatakan NSA memperoleh akses ke data dengan surat perintah pengadilan.(Redaksi)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar