oleh

GP Ansor Pamekasan Desak Polisi Usut Puisi Sukmawati

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengeluarkan lima sikap atas polemik puisi Sukmawati yang diduga menyinggung umat Islam.

Ketua GP Ansor Pamekasan, Fathorrahman mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan konten puisi yang menyulut emosi umat Islam tersebut.

“Pertama, kami sangat menyesalkan konten puisi Sukmawati. Sebab, terlalu tendensius dan terkesan membenturkan budaya Indonesia Vs Islam. Padahal, Bung Karno (ayah beliau, red) telah berhasil menggabungkan budaya Indonesia dengan Ajaran Islam melalui Pancasilanya,” tegasnya, Rabu (4/4/2018).

Loading...

Dikatakan, puisi tersebut dapat melukai hati umat Islam yang berpotensi menggoyak semangat kebinekaan bangsa Indonesia yang telah terbangun sejak kemerdekaan dan diproklamirkan oleh Bung Karno yang notabene bapak kandung dari Sukmawati sendiri.

“Yang kedua, kami mendukung langkah PWNU Jawa Timur yang telah melaporkan Sukmawati SP ke Polda Jatim melalui PW GP Ansor Jatim agar peristiwa serupa tidak terulang lagi,” tandasnya.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak kepolisian agar menindaklanjuti laporan PWNU Jawa Timur supaya kondisi bangsa ini tetap kondusif. Tidak terombang-ambing oleh puisi yang diduga mengandung SARA tersebut.

“Terakhir, kami mengimbau kepada segenap umat Islam, khususnya kader Ansor untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Kami yakin aparat penegak hukum akan bekerja profesional,” pungkasnya. (Marzukiy/Putri)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar