PortalMadura.com

Granat Jatim Nilai Pencegahan Peredaran Narkotika Belum Maksimal

  • Senin, 25 September 2017 | 19:11
Granat Jatim Nilai Pencegahan Peredaran Narkotika Belum Maksimal
Arie Soeripan

PortalMaura.Com, Bangkalan- Ketua Dewan Pengurus Daerah, Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Jawa Timur, Arie Soeripan, menilai, pencegahan aparat terhadap peredaran narkotika masih kurang maksimal.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri dialog anti narkoba di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin (25/9/2017).

“Kalau kita mengatakan maksimal, buktinya masih belum maksimal, saya tidak mahu mengatakan separuh-separuh ya, tapi masyarakat masih bisa menilai, ya jangan sampai tumpul kebawah tapi tajam keatas,” terang dia.

Dia Juga mengungkapkan, peredaran narkotika di Madura, saat ini sudah sangat memprihatinkan. Bahkan, Madura yang dikenal dengan kota santri selama ini sudah masuk dalam darurat narkoba, sebab narkoba saat ini sudah menyasar pada generasi muda serta telah menyasar sampai ke pelosok desa.

Baca Juga:  Waspada! Jalan Ini Rawan Begal

“Apapun yang terjadi, kami tetap akan menyatakan perang terhadap narkoba, makanya kita harus tetap selalu melakukan antisipasi terhadap peredaran narkoba, dengan melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba, karena kita tidak punya kewenangan melakukan penangkapan,” katanya.

Harijadi Bangkalan
Ads by portalmadura

Sementara itu, Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha, mengungkapkan, maraknya peredaran narkoba selama ini disebabkan permintaan terhadap barang haram tersebut terus bertambah, lemahnya undang-undang yang menjerat pengedar dan pelaku juga tidak membuat para pelaku jera.

“Kalau persoalan narkoba itu tidak bakalan habis-habis, sepanjang permintaan masyarakat ada terus, maupun polisinya ditambah seratus orangpun tidak akan bisa memproses semua, sekarang harus ada peraturan yang jelas, yang memberatkan pelaku tindak pidana narkotika,” ucapnya.

Baca Juga:  Terompet Berbahan Sampul Alquran Ditemukan di Bangkalan

Meski demikian, penanganan terhadap kasus narkotika yang dilakukan pihaknya telah maksimal, hal itu terlihat setelah dibuktikan dengan adanya peningkatan persentasi penanganan kasus itu hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kita lihat juga grafiknya dong, sekarang di Bangkalan itu kalau dibandingkan dengan tahun lalu, pengungkapan kasus narkoba, meningkat 50 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, kan bukan polisinya gak kerja, bukan hanya penindakan, tapi kita juga melakukan penyembuhan, dan tindakan lain, seperti deklarasi kampung bersih, ya saya sarankan kepada granat cari data, yang sebenarnya seperti apa, dan jalin komunikasi, jangan hanya statemen,” tegasnya.(Hamid/Har)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional