PortalMadura.Com – Menikah merupakan suatu momen yang sangat istimewa yang terjadi pada diri manusia. Dengan menikah sesuatu yang dulu dilarangpun akhirnya bisa bernilai ibadah, oleh karenanya menikah sangat dinanti oleh seseorang yang telah baligh. Untuk mencapai keinginan ini, perlu persiapan matang karena akan melibatkan dua keluarga yang berbeda.
Kedua calon harus siap lahir batin untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius. Apalagi, menikah bertujuan untuk menyatukan dua dua orang yang mempunyai banyak sekali perbedaan. Lantas apa saja proses menuju pernikahan? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Senin (18/11/2019) dari laman merdeka.com yang mengutip dari beberapa sumber. Berikut ulasannya:
Punya Pasangan
Hal pertama yang wajib dipersiapkan oleh seseorang yang ingin menikah adalah memiliki pasangan alias pacar. Sebab, jika tidak punya pasangan alias pacar, lalu mau menikah sama siapa?
Pasangan Mau Diajak Menikah
Meski sudah punya pasangan alias pacar, Anda harus menanyakan terlebih dahulu apakah yang bersangkutan mau diajak menikah. Jika pasangan Anda mau dan siap, bisa langsung ke tahap berikutnya. Tapi kalau tidak mau, ada baiknya mencari yang lain, yang siap diajak menikah.
Mempersiapkan Dana
Tidak hanya cinta, menikah juga butuh modal besar. Jadi, sebelum mempersiapkan segalanya, ada baiknya menabung untuk bisa meminang yang tercinta. Menabung dari jauh-jauh hari sebelum hari H tiba. Nantinya, uang tabungan tersebut bisa digunakan untuk biaya menikah hingga biaya berkeluarga kelak.
Minta Restu Orang Tua
Ini yang paling penting sebelum meminang pasangan. Karena pada dasarnya, pasangan alias pacar tidak bisa meniadakan peran keluarga sama sekali. Jadi ada baiknya, mintalah restu orangtua pasangan Anda terlebih dahulu.
Lamaran Resmi
Jika orang tua pasangan Anda sudah setuju, tahap berikutnya yaitu lamaran resmi. Artinya, Anda beserta orangtua dan keluarga besar datang bertemu orang tua pasangan Anda. Jangan lupa membawa seserahan, salah satunya cincin untuk pertunangan.
Diskusi Tanggal Nikah
Jika lamaran sudah selesai, akan ada tahap memilih tanggal nikah. Biasanya, keluarga besar berdebat soal tanggal-tanggal baik untuk melangsungkan pernikahan. Jika tanggal sudah ditetapkan, calon mempelai bisa mengurus hal-hal lain.
Persiapan Menuju Hari H
Dalam tahap ini, calon mempelai akan pusing memikirkan beberapa persiapan, seperti daftar ke KUA, urus gedung dan catering hingga jumlah undangan yang akan disebar. Tentu saja, persiapan pernikahan ini harus sesuai dengan budget calon pengantin. Biasanya dalam tahap ini, akan banyak berbagai ‘cobaan’ seputar mengurus persiapan menikah. Inilah yang harus bisa Anda atasi bersama pasangan.
Hari H
Inilah hari yang sudah ditunggu-tunggu. Biasanya calon pengantin akan diselimuti rasa khawatir bercampur cemas menjelang akad nikah. Namun jika sudah melewati tahap akad, perasaan lega dan senang akan bercampur aduk. Biasanya setelah akad, pengantin akan melakukan resepsi untuk merayakan hari pernikahan mereka.