oleh

H–1 Idhul Adha, Harga Kambing Melambung

SUMENEP (PortalMadura)–Menjelang pelaksanaan hari raya Idhul Adha atau yang biasa di sebut hari raya kurban, harga sapi dan kambing, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Harga sapi yang semula Rp10 juta perekor, naik menjadi Rp14 juta hingga Rp15 juta perekor.

Sementara harga kambing yang semula hanya Rp1 juta, saat ini di bandrol Rp1,5 juta hingga Rp1,7 juta perekor.

Kenaikan harga semua hewan kurban tersebut, dipicu banyaknya warga muslim yang ingin melaksanakan kurban. Sedangkan stok barang di pasaran semakin berkurang dan tidak mampu mencukupi kebutuhan konsumen. Sehingga para pedagang di pasar dengan leluasa mematok barang dagangannya dengan harga yang sangat tinggi.

“Kalau menjelang lebaran, memang sudah biasa ada kenaikan harga untuk kambing kurban, karena pembeli bukan pertimbangan mahal atau tidak melainkan dilihat dari sehat tidaknya hewan. Sekalipun harga hewan kurban mengalami kenaikan tidak akan menjadi masalah bagi warga muslim,” kata Taufiq (35), salah satu penjual kambing di pasar kambing, Desa Bangkal, Kecamatan Kota, Sumenep, Senin (14/10/2013).

Loading...

Menurut dia, jika tidak mengikuti harga pasar saat ini, dirinya kesulitan untuk mendapatkan hewan kurban. “Kalau dipetani harga kambing sudah naik, para pedagang akan menaikkan harga juga,” terangnya.

Sementara, Nasrul (50), salah satu pembeli hewan kurban asal warga Kecamatan Kota Sumenep, mengatakan, sangat terkejut dengan kenaikan harga hewan kurban saat ini. Sebelum H-1 Idul Adha, harga hewan kurban tidak semahal saat ini. “Ya, karena saya sudah mempunyai keinginan untuk berkurban, tetap akan membeli meski harganya melambung dibanding 2 hari sebelumnya,” ujarnya.

Untuk tahun ini, pihaknya membutuhkan 5 ekor kambing kurban, dan harga perekornya tidak kurang dari Rp1,5 juta. “Kalau membeli jauh sebelum H Idul Adha, harganya berkisar Rpo900-an ribu perekornya,” ucapnya.(udien/htn)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar