PortalMadura.com – Manchester City sukses mencuri tiga poin penting dalam perburuan gelar juara Premier League setelah menundukkan Chelsea dengan skor meyakinkan 3-0. Bertanding di markas lawan, Stamford Bridge, pada Minggu (12/4/2026), tim asuhan Pep Guardiola tampil dominan, terutama di paruh kedua pertandingan.
Kemenangan telak ini membawa dampak signifikan bagi posisi The Sky Blues di klasemen sementara. Tambahan tiga poin membuat Manchester City kini mengoleksi 64 poin dari 31 pertandingan. Mereka berhasil memperkecil selisih menjadi hanya enam poin dari pemuncak klasemen, Arsenal, yang sudah memainkan 32 laga.
Di sisi lain, kekalahan ini semakin menyulitkan posisi Chelsea. Tim berjuluk The Blues tersebut tertahan di posisi keenam dengan 48 poin dari 32 pertandingan, membuat ambisi mereka menembus zona Liga Champions kian berat.
Baca Juga:
Jalannya Pertandingan: Dominasi City di Babak Kedua
Seperti dilansir dari Medcom, Chelsea sebenarnya mengawali laga dengan cukup baik dan sempat memberikan tekanan. Pada menit ke-19, Pedro Neto melepaskan tembakan berbahaya, namun kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma, tampil gemilang mengamankan gawangnya.
Memasuki pertengahan babak pertama, City mulai mengambil alih kendali permainan dan mendikte tempo. Kendati mampu menembus lini tengah Chelsea, sejumah peluang gagal dikonversi menjadi gol, sehingga skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua. Nico O’Reilly membuka keunggulan City melalui sundulan tajam setelah memanfaatkan umpan silang akurat dari Rayan Cherki.
Cherki kembali menjadi aktor penting dalam lahirnya gol kedua pada menit ke-57. Gelandang lincah ini berhasil mengecoh beberapa pemain bertahan Chelsea sebelum mengirimkan umpan terukur kepada Marc Guehi yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan, Guehi menaklukkan kiper Chelsea, Robert Sanchez.
Pesta gol tim tamu ditutup oleh Jeremy Doku pada menit ke-68. Doku berhasil merebut bola dari Moises Caicedo di area pertahanan Chelsea dan dengan tenang melesakkan bola ke dalam gawang Sanchez untuk ketiga kalinya.
Realisasi Target Pep Guardiola
Hasil ini menjadi realisasi dari penegasan manajer City, Pep Guardiola, sebelum laga dimulai. Guardiola sebelumnya menekankan bahwa kemenangan di Stamford Bridge adalah syarat mutlak agar persaingan gelar dengan Arsenal tetap relevan.
Dikutip dari CNNIndonesia.com, Guardiola bahkan menyatakan jika timnya gagal menang di laga ini, perburuan gelar juara mungkin sudah berakhir. Dengan optimisme tinggi didukung rekor impresif City di bulan April—menang 28 kali dari 31 laga terakhir—Guardiola menuntut anak asuhnya menyapu bersih delapan pertandingan tersisa dengan kemenangan.
Senada dengan sang manajer, kiper Gianluigi Donnarumma menambahkan bahwa momentum dari kemenangan di London ini sangat krusial menjelang bentrokan langsung melawan Arsenal pekan depan.





