oleh

Hari Kartini, Ibu-Ibu Kampung di Sumenep Gelar Upacara Bendera Kenakan Kebaya

PortalMadura.Com, Sumenep – Ibu-ibu di Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar upacara bendera memperingati hari Kartini tahun 2016.

Mereka mengenakan baju ala Kartini dan sebagian kenakan kebaya serta petugas upacara berseragam hitam dengan bawahan batik tanpa sepatu di halaman Balai Desa setempat, Jumat (22/4/2016).

Meski sebelumnya lokasi upacara sempat diguyur hujan dan berlumpur, mereka tetap terlihat antusias dalam mengikuti rangkaian upacara bendera.

Kegiatan yang digagas oleh PKK desa setempat itu, melibatkan perangkat desa dan BPD serta dihadiri muspika Kecamatan Batuputih.

Sebagai inspektur upacara (Irup), adalah Ketua PKK Kecamatan Batuputih, Asri Purwo. Dalam amanatnya mengemukakan, bahwa memperingati hari Kartini dengan mengadakan upacara bendera adalah momentum untuk mengenang perjuangan Kartini, sekaligus untuk berbenah diri guna menyongsong masa depan lebih baik.

“Masih banyak cita-cita Kartini yang masih butuh perjuangan dimasa-masa mendatang. Ibu-ibu harus terus mengembangkan diri dan menggali potensi diri demi masa depan bangsa dan negara lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, derajat wanita sangat mulia. Sebab, kesuksesan seorang suami, dibelakangnya tentu ada istri yang hebat pula. Sangat tepat jika kegiatan ini digagas oleh PKK Desa Juruan Laok, karena hubungan emansipasi dan peran PKK dalam pembangunan adalah mitra kerja pemerintah.

“PKK merupakan organisasi kemasyarakatan yang berfungsi sebagai fasilitator, serta pelaksana pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang untuk pelaksanaan program PKK,” katanya.

Ia menjelaskan, sasaran PKK adalah keluarga dengan terwujudnya kelompok yang beriman dan berbudi luhur, sehat sejehtera, maju dan mandiri.

Selain itu, program PKK juga senafas dengan perjuangan Kartini yakni dalam rangka membangun kesetaraan dan keadilan gander serta kesadaran hukum dan lingkungan.

“Pembangunan yang mulia ini, mari kita bangun dari unit terkecil yakni keluarga,” katanya.(Hartono)



Komentar