PortalMadura.com – AC Milan berhasil keluar sebagai pemenang dalam laga sarat gengsi bertajuk Derby della Madonnina pada Senin (9/3/2026) dini hari WIB. Berlaga di hadapan pendukung sendiri, skuad beralias I Rossoneri ini sukses menumbangkan dominasi Inter Milan dengan skor tipis 1-0.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion San Siro ini menyuguhkan drama klasik. Meski Inter tampil sangat dominan dalam penguasaan bola, efektivitas pertahanan dan serangan balik kilat menjadi kunci kemenangan vital bagi anak asuh tuan rumah.
Momen Kunci: Gol Pervis Estupiñán
Kebuntuan pecah pada menit ke-35 babak pertama. Berawal dari skema serangan yang rapi, Youssouf Fofana melepaskan umpan matang yang berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Pervis Estupiñán. Tendangan Estupiñán yang merobek jala gawang Inter tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam laga bertensi tinggi ini.
Memasuki babak kedua, kedua pelatih mencoba melakukan perubahan strategi. AC Milan menyegarkan lini depan dengan menarik Rafael Leão, sementara Inter memasukkan tenaga baru seperti Davide Frattesi dan Denzel Dumfries untuk menambah daya gedor. Namun, hingga peluit panjang berbunyi di menit ke-93, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan tuan rumah.
Statistik Pertandingan: Efektivitas vs Dominasi
Secara statistik, Inter Milan sebenarnya jauh lebih unggul hampir di seluruh lini. Tim tamu mencatatkan penguasaan bola mencapai 63 persen, sementara AC Milan hanya mengandalkan 37 persen penguasaan bola. Inter juga tampil lebih agresif dengan melepaskan 10 tembakan dibandingkan 9 milik Milan.
| Statistik | AC Milan | Inter Milan |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 37% | 63% |
| Total Tembakan | 9 | 10 |
| Harapan Gol (xG) | 0.77 | 1.18 |
Tingginya intensitas pertandingan juga memaksa wasit bekerja keras. Hujan kartu kuning terjadi di babak kedua, yang menyasar Alessandro Bastoni dan Denzel Dumfries dari pihak Inter, serta dua gelandang veteran Milan, Adrien Rabiot dan Luka Modric.
Dengan hasil ini, AC Milan berhasil memangkas jarak di klasemen sementara Serie A sekaligus memberikan kekalahan menyakitkan bagi sang rival sekota yang sebenarnya tampil menyerang sepanjang laga.





