PortalMadura.com

Hasil Studi: Mobil Listrik dan Hybrid, Ternyata Tidak Baik Untuk Lingkungan

  • Selasa, 14 Juni 2016 | 15:00
Hasil Studi: Mobil Listrik dan Hybrid, Ternyata Tidak Baik Untuk Lingkungan
ilustrasi

PortalMadura.Com – Mobil listrik dan hybrid saat ini memang dianggap sebagai mobil ramah lingkungan yang tidak menimbulkan emisi gas buang. Namun tidak seperti yang dipikirkan, ternyata menurut studi terbaru dari Skotlandia, mengemukakan bahwa mobil listrik dan hybrid lebih buruk bagi lingkungan.

Menurut hasil studi, mobil listrik dan hybrid lebih buruk bagi lingkungan bukan dipengaruhi oleh limbah baterainya, melainkan karena ban dan rem.

Peneliti dari Edinburgh University, Peter Achten dan Victor Timmers, mengungkapkan bahwa berat tambahan dari baterai membuat mobil ramah lingkungan justru lebih merusak lingkungan. Sebab, mobil jenis itu akhirnya bakal memproduksi partikulat berlebih.

Hari Jadi Sumenep

Studi ini menjelaskan, bahwa kendaraan ramah lingkungan biasanya memiliki bobot yang lebih berat dibanding mobil konvensional. Berat ekstra itu bisa meningkatkan pemakaian ban dan rem. Ketika fase akselerasi dan pengereman, mobil jenis ini mengalami keausan rem dan ban yang lebih cepat. Sehingga pada akhirnya, partikulat tertentu akan lebih banyak.

Selain itu, bobot mobil yang lebih berat juga menyebabkan jalanan lebih cepat rusak. Nantinya, permukaan jalan bisa melepaskan beberapa partikel.

Hasil penelitian dua ilmuwan Skotlandia ini dipublikasikan di jurnal Atmospheric Environment. Para peneliti menemukan bahwa partikulat bisa berasal dari rem, ban dan jalan.

Bahkan, peneliti mengklaim bahwa partikulat yang disebabkan oleh tiga faktor itu justru lebih bahaya bagi manusia dibanding kendaraan konvensional. Sebab, partikulat itu lebih berpotensi menyebabkan serangan asma dan meningkatkan kemungkinan serangan jantung atau stroke. (detik.com/Salimah)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional