oleh

Hati-hati! Patah Hati dapat Berisiko Terkena Serangan Jantung

PortalMadura.Com – Bagi Anda yang pernah mengalami patah hati, tentunya akan sangat mengerti bagaimana kondisi hati dan fisik yang dialami pada saat itu. Kesedihan dan kekecewaan yang mendalam serta emosi yang tidak terkontrol tentu akan membuat Anda merasa tidak nyaman.

Bukan hanya pada perasaan Anda, tapi hal ini juga berdampak negatif pada kesehatan fisik Anda. Tahukah Anda bahwa ternyata patah hati juga dapat menyebabkan seseorang mengalami serangan jantung bahkan kematian?. Simak penjelasannya dibawah ini:

Psikolog Emilio Ferrer menemukan fakta di balik fenomena ini. Dengan melakukan percobaan pada 32 pasangan laki-laki dan perempuan. Mereka dihubungkan dengan alat EKG untuk melihat apa yang terjadi pada jantung.

Loading...

Ketika seseorang kecewa pada pasangannya, EKG menunjukkan adanya luka fisik yang dialami bagian luar dari otot jantung. Perasaan kecewa atau marah ternyata meningkatkan tingkat stres yang pada gilirannya membuat jantung melemah dan meninggalkan luka di bagian otot luar jantung yang bekerja memompa darah.

Pada kondisi patah hati yang berat juga dapat memicu penurunan kesehatan jantung bahkan hingga kematian. Untuk itu, Karen Matthews Ph.D., profesor psikiatri di University of Pittsburgh dilansir dari Foxnews menghimbau agar orang yang patah hati dapat mengendalikan kondisinya sehingga tidak mempengaruhi kesehatan jantung.

“Ledakan marah akibat patah hati bisa meningkatkan serangan jantung dua kali lipat dibandingkan faktor risiko lainnya,” ujarnya.

Jadi, meditasi bisa jadi cara ampuh untuk bangkit dari patah hati itu. Sebagaimana dalam sebuah studi yang dilakukan University of Kansas, menemukan bahwa meditasi selama 20 menit dapat meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik. Semoga bermanfaat. (suara.com/Lala)



Komentar