oleh

Hujan Guyur Pamekasan Hambat Produksi Garam

Bayar pajak itu wajib

PortalMadura.Com, Pamekasan – Petambak garam di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menghentikan kegiatan produksi garam untuk sementara waktu.

Salah satu petani garam di Dusun Duko, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Haki (55) mengatakan, penghentian produksi garam diperkirakan hingga 10 hari kedepan akibat hujan mengguyur selama 2 hari.

“Dalam dua hari terakhir diguyur hujan, jadi menganggu produksi garam,” katanya, Jumat (22/6/2018).

Pihaknya berharap, beberapa hari kedepan bisa kembali melanjutkan aktivitasnya untuk menggarap lahan garam. “Tahun lalu awal Juni kita sudah panen,” terangnya.

Loading...

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, Nurul Widi Astutik menjelaskan, cuaca memang menjadi faktor penentu produksi garam.

Menurutnya, beberapa petani yang belum menggunakan teknologi geomembran jelas akan merasa dirugikan ketika lahan garam diguyur hujan.

“Seperti tahun lalu misalnya, karena ada kemarau basah jadi produksi garam terhambat,” ujarnya.

Pihaknya berharap dengan kondisi demikian bisa mendorong petambak garam agar bisa menggunakan teknologi geomembran.

“Kalau pakai geomembran maka laju produksi bisa meningkat kalaupun diganggu hujan ya bisa lah diminimalisir. Dan biar tidak seperti tahun lalu dimana produksi minim,” pungkasnya. (Hasibuddin/Har)





Berita PortalMadura
Loading...

Komentar