IHSG Hari Ini 13 Oktober 2026 Berakhir Melemah, Investor Waspadai Gejolak Sentimen Global

Avatar of PortalMadura.com
IHSG Anjlok ke 6.541 Akhir Pekan! Tertekan Konflik Timur Tengah dan Kenaikan Yield US Treasury
IHSG Anjlok ke 6.541 Akhir Pekan! Tertekan Konflik Timur Tengah dan Kenaikan Yield US Treasury

portalmadura.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (13/10/2026). Laju IHSG melemah tipis sebesar 0,17 persen atau berkurang 10,17 poin hingga berakhir pada level 5.925,97. Pergerakan IHSG terpantau masih berada di bawah level psikologis 6.000 akibat bayangan sentimen global.

Sejak pembukaan perdagangan pagi hari, tekanan jual langsung menghampiri pasar saham domestik. IHSG dibuka turun di posisi 5.914,98 dari penutupan hari sebelumnya di level 5.936,15. Sepanjang sesi perdagangan berjalan, indeks bergerak fluktuatif pada rentang terendah 5.828,67 hingga menyentuh batas tertinggi di level 5.930,08.

Tekanan Sektor Teknologi dan Bursa Regional Asia

Pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini sejalan dengan dinamika yang terjadi di bursa saham kawasan Asia. Sentimen negatif pasar global yang dipicu oleh meningkatnya dinamika geopolitik di Timur Tengah serta kekhawatiran inflasi dunia turut memicu aksi lepas saham oleh sebagian investor.

Sektor teknologi menjadi salah satu pendorong utama pelemahan IHSG setelah mencatatkan koreksi paling dalam sebesar 1,23 persen pada sesi pertengahan. Sejumlah saham dengan kapitalisasi pasar besar juga mengalami tekanan jual yang cukup intensif.

Kendati demikian, IHSG perlahan berhasil memangkas jarak pelemahannya menjelang penutupan perdagangan sesi sore. Koreksi indeks yang sempat terkikis hingga hampir 2 persen pada pagi hari, ditutup hanya menipis 0,17 persen di akhir sesi.

Rincian Transaksi Perdagangan Saham

Berdasarkan data resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir perdagangan Selasa (13/10/2026), tercatat sebanyak 328 saham mengalami penurunan harga, 315 saham berhasil menguat, dan 148 saham lainnya stagnan atau tidak mengalami perubahan.

Total volume transaksi yang diperdagangkan mencapai 24,67 miliar saham dengan akumulasi nilai transaksi harian sebesar Rp6,27 triliun. Sementara itu, frekuensi transaksi perdagangan saham pada hari ini tercatat sebanyak 943 ribu kali.

Prospek dan Analisis Pasar

Analis pasar modal menilai bahwa level 6.000 masih menjadi area resisten psikologis penting yang perlu ditembus IHSG agar tren pemulihan dapat berlangsung solid. Selama batas dukungan (support) di kisaran 5.800–5.900 masih mampu terjaga, potensi rebound teknikal pada sesi perdagangan selanjutnya tetap terbuka lebar.

Para pelaku pasar diimbau untuk tetap mencermati rilis data ekonomi terkini serta perkembangan Isu geopolitik global sebagai penentu arah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses