IHSG Hari Ini 13 Oktober 2026 Dibuka Melemah: Sektor Teknologi Tekan Bursa Domestik

Avatar of PortalMadura.com
IHSG Hari Ini 13 Oktober 2026 Dibuka Melemah: Sektor Teknologi Tekan Bursa Domestik



JAKARTA, portalmadura.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah pada perdagangan Selasa pagi (13/10/2026). Indeks acuan pasar saham domestik terkoreksi 0,35 persen atau turun 26,40 poin ke posisi 7.520,15 seiring dengan sentimen negatif dari bursa regional Asia dan aksi jual di sektor teknologi serta pertambangan.

Penurunan ini melanjutkan tren konsolidasi pasar saham Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Langkah kehati-hatian investor asing yang mencatatkan aksi jual bersih (net sell) turut menjadi penekan utama pergerakan indeks pada pembukaan perdagangan hari ini.

Sektor Teknologi dan Tambang Menjadi Penekan Utama

Berdasarkan data perdagangan BEI pada pukul 09.15 WIB, mayoritas indeks sektoral bergerak di zona merah. Sektor teknologi mencatatkan penurunan ter dalam sebesar 1,20 persen, disusul oleh sektor energi dan barang tambang yang melorot 0,85 persen.

Tekanan pada sektor teknologi dipengaruhi oleh aksi lepas saham pada emiten-emiten semikonduktor dan digital global. Sementara itu, penurunan harga komoditas minyak mentah dan logam di bursa internasional membuat investor cenderung merealisasikan keuntungan (profit taking) pada saham-saham energi domestik.

Di sisi lain, sektor barang konsumen primer (consumer goods) dan keuangan masih mampu menahan penurunan IHSG lebih dalam dengan mencatatkan penguatan tipis masing-masing sebesar 0,15 persen dan 0,08 persen.

Prospek dan Rekomendasi Perdagangan IHSG Hari Ini

Tim Analis Riset Pasar BEI memperkirakan IHSG sepanjang hari ini akan bergerak bervariasi (mixed) dalam rentang level pendukung (support) 7.480 dan level perlawanan (resistance) 7.580.

Para analis menyarankan para investor untuk tetap cermat dalam memilih saham-saham dengan fundamental kuat yang terdampak koreksi jangka pendek. Strategi akumulasi beli secara bertahap pada saham-saham perbankan besar dan konsumer dinilai menjadi langkah antisipatif yang tepat di tengah fluktuasi pasar global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses