oleh

Indonesia Targetkan Berhenti Impor Bawang Putih pada 2021

PortalMadura.Com, Jakarta – Indonesia menargetkan bisa swasembada bawang putih sehingga bisa menghentikan impor komoditas ini pada 2021 mendatang.

Komoditas bawang putih selalu menjadi penyumbang inflasi karena 90 persen berasal dari impor akibat dari minimnya pasokan untuk bisa memenuhi kebutuhan di dalam Negeri. dilaporkan Anadolu Agency, Senin (13/5/2019).

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengatakan kebutuhan bawang putih secara Nasional dalam satu Tahun sebanyak 600 ribu ton.

Agung menjelaskan untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut, dibutuhkan luas tanam bawang putih sebanyak 26 ribu ha. Saat ini jumlah area tanam hanya sebanyak 20 ribu ha.

“Untuk memenuhi target tersebut, saat ini importir bawang putih dikenakan kewajiban menanam bawang putih sebanyak 5 persen dari jumlah yang diimpornya,” jelas Agung Hendriadi, dalam diskusi di Jakarta, Senin.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih mengatakan selama bawang putih belum bisa dipenuhi dari dalam Negeri, Pemerintah memenuhi kebutuhan melalui impor.

“Impor bawang putih untuk memenuhi kebutuhan 35-40 ribu ton setiap bulannya. Kita sudah keluarkan izin impor 115 ribu ton,” jelas Karyanto.

Dia menambahkan impor bawang putih dilakukan untuk mengendalikan harga bawang putih yang sempat meroket.

Karyanto menambahkan izin impor yang diberikan kepada pihak swasta juga telah ditetapkan harga jualnya di dalam Negeri agar harga bawang putih bisa terkendali.

Menurut dia, saat ini harga bawang putih sudah berada pada kisaran normal yakni Rp 35 ribu per kilogram.

“Kami sudah menggandeng importir dan ritel modern untuk bisa menyerap bawang putih dari importir dengan harga jual yang telah ditetapkan,” kata Karyanto.


Anadolu Agency
Sumber : Anadolu Agency

Komentar