oleh

Ini 5 Cara Cerdas Perangkat Android Aman bagi Anak

PortalMadura.Com – Saat ini anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah. Mulai dari belajar bahkan beraktifitas sehari- hari. Sehingga perangkat pintar seperti smartphone atau tablet menjadi pilihan mereka untuk mengurangi kebosanan selama pandemi.

Selain itu, kebutuhan belajar yang mengharuskan menggunakan smartphone menjadikan hal ini salah satu alternatif hiburan di rumah. Namun, sebagai orang tua tetap harus mengawasi anak-anak yang menggunakan smartphone agar tidak disalah gunakan.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman liputan6.com yang dikutip dari Make Use Of, berikut beberapa cara yang perlu dilakukan orang tua ketika anaknya lebih banyak menggunakan smartphone.

Pakai Google Family Link

Anak-anak sebenarnya memiliki umur minimal untuk dapat membuat akun Google. Aturan ini memang tergantung negara di mana layanan itu berada dan berbeda-beda, tapi kebanyakan umur yang disarankan minimal 13 tahun.

Sayangnya, orang tua kadang menyepelekan hal ini dan membuatkan akun dengan usia palsu. Cara ini memang kadang berhasil, tapi apabila ketahuan, akun tersebut dapat langsung dihapus atau ditangguhkan.

Untuk itu, opsi yang dapat dimanfaatkan para orang tua adalah memanfaatkan layanan Family Link. Secara garis besar, layanan ini tidak ubahnya Kid Mode di Android.

Lewat layanan ini, orang tua dapat memantau aktivitas akun anaknya, mulai dari pencarian yang dilakukan secara online, durasi penggunaan perangkat mereka, hingga kemampuan untuk mengunci perangkat anak.

Untuk menggunakan layanan ini, orang tua harus mengunduh aplikasi Family Link di perangkatnya maupun anak. Begitu terpasang, orang tua tinggal mengikuti instruksi untuk menghubungkan akun anak dan orang tua.

Fitur Parental Controls di Play Store

Apabila orang tua tidak mau menggunakan layanan Family Link atau dirasa anak sudah cukup umur tapi tetap memerlukan pengawasan, ada opsi pengaturan Parental Controls di Play Store.

Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan orang tua untuk membatasi aplikasi, gim, hingga film yang dapat diunduh anak, tergantung usia mereka. Orang tua juga dapat membatasi buku atau majalah yang dapat dicari anak-anak.

Untuk mengaktifkan fitur ini, orang tua tinggal membuka aplikasi Play Store, lalu pilih Settings dan aktifkan opsi Parental Controls. Nantinya, orang tua akan diminta untuk membuat PIN sebagai kunci mengakses fitur ini.

Begitu selesai membuat PIN, orang tua dapat mulai memilih konten yang tidak dapat diunduh termasuk mengaturnya agar lebih sesuai dengan kebutuhan anak-anak.

Apabila seluruhnya sudah diatur, anak-anak tidak akan bisa mencari konten di luar pengaturan tersebut.

Pengaturan Parental Controls di Chrome

Untuk melindungi anak-anak saat melakukan pencarian di situs web, orang tua dapat memanfaatkan fitur parental control yang juga ada di Google Chrome.

Cara ini dapat diperkuat dengan orang tua mengaktifkan pembatasan aplikasi yang bisa diunduh, sehingga anak-anak tidak bisa mengunduh browser lain, selain Chrome.

Bagi orang tua yang ingin mengaktifkan fitur ini, mereka dapat langsung membuka aplikasi Google Chrome, lalu pilih opsi More dan buka Settings. Setelahnya, pilih General dan aktifkan opsi filter SafeSearch.

Berbagi Konten dengan Family Library

Secara umum, fitur ini memungkinkan pengguna akun Google untuk berbagi konten dan aplikasi yang dimilikinya dengan anggota keluarga lain.

Dengan cara ini, pembayaran untuk unduhan yang ada di Play Store juga dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

Layanan ini dapat dimanfaatkan orang tua untuk mengetahui konten atau aplikasi yang anak-anak beli, sebab setiap pembelian harus mendapat persetujuan dari akun yang bertanggung jawab.

Orangtua dapat mulai menggunakan layanan ini dengan mendaftarkan anggota keluarganya di pengaturan Account yang ada di akun Google.

Layanan ini tidak hanya berfungsi untuk aplikasi atau konten yang diunduh di Play Store, tapi juga pembelian dalam aplikasi (in-app purchase).

Pasang YouTube Kids

YouTube tidak dimungkiri telah menjadi salah satu platform yang banyak diakses anak-anak. Namun mengingat platform ini publik, tidak seluruh konten yang ada di sana ramah anak.

Oleh sebab itu, orang tua dapat memanfaatkan layanan Youtube Kids yang sudah disediakan Google. Sesuai namanya, aplikasi ini hadir dengan konten lebih ramah anak.

Untuk membuatnya lebih aman bagi anak-anak, orang tua dapat menonaktifkan lebih dulu aplikasi YouTube, sehingga ikon aplikasinya tidak dapat diakses.

Opsi lain yang dapat dilakukan orang tua adalah menerapkan Restricted Mode di aplikasi YouTube. Dengan cara ini, video yang ditandai mengandung konten dewasa atau tidak pantas tidak akan muncul di hasil pencarian.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar