oleh

Intip Makna 3 Tradisi Unik dalam Perayaan Imlek

PortalMadura.Com – Bagi umat Tionghoa, tahun baru imlek menjadi hari yang ditunggu-tunggu. Berbagai pernak-pernik khas dalam budaya ini biasanya sudah mulai disiapkan sebelum perayaan. Selain suasana yang ramai, mereka juga menunggu momen berkumpulnya bersama keluarga.

Ada berbagai macam tradisi yang dilakukan dalam perayaan Imlek. Mulai dari bersih-bersih rumah sampai dengan minum teh. Tapi tahukah Anda, ternyata ada makna tersembunyi di balik tradisi-tradisi tersebut.

Mau tahu?. Ini dia makna 3 tradisi unik dalam perayaan Imlek seperti dilansir PortalMadura.Com, Jumat (24/1/2020) dari laman Liputan6.com berikut:

Membersihkan Rumah

Tradisi unik yang pertama yaitu membersihkan rumah, kegiatan ini menjadi tradisi yang sangat identik dengan perayaan Imlek. Kegiatan bersih-bersih rumah ini dilakukan sebelum Perayaan Imlek itu datang. Pasalnya, ketika Anda membersihkannya saat Imlek justru dianggap mengusir keberuntungan yang datang pada hari tersebut.

Bukan tanpa alasan, tradisi bersih-bersih rumah memiliki makna tersendiri. Bagi etnis Tionghoa, membersihkan rumah merupakan upaya untuk membuang kesialan dan keburukan yang ada dari tahun sebelumnya. Hal ini juga diyakini dapat mendatangkan keberuntungan.

Imlek menjadi moment berkumpul dengan keluarga, maka sebaiknya suasana rumah Anda bersih sehingga nyaman dan pastinya menyenangkan ketika merayakan Tahun Baru. Anda bisa memulai membersihkan rumah dari bagian yang sulit dijangkau, seperti dinding bagian atas sampai furniture yang kecil.

Selain itu, jangan lupa untuk membersihkan dan merapikan bagian taman dengan memotong rumput liar dan membersihkan pot tanaman. Jika semua bagian rumah sudah bersih, Anda bisa langsung mendekor agar kuat dengan nuansa imlek.

Warna Merah di Mana-mana

Tidak bisa dipungkiri lagi kalau warna merah menjadi warna yang tersebar di mana-mana saat Perayaan Imlek datang. Mulai dari pakaian sampai dekorasi rumah. Banyak baju dan ornamen bewarna merah yang terpampang dalam toko di pusat perbelanjaan.

Sebenarnya, apa sih makna dari warna merah pada Perayaan Imlek?. Melansir dari berbagai sumber, warna merah dianggap sebagai api dan matahari sehingga memberikan energi baik dan memancarkan suasana bahagia. Selain itu, warna merah juga dianggap dapat menambah keberuntungan.

Baca Juga : Ini 5 Tradisi Unik Warga Tionghoa Jelang Perayaan Imlek

Namun, dalam Perayaan Imlek bukan hanya warna merah saja yang dianggap membawa keberuntungan. Warna kuning atau keemasan juga diketahui memiliki keagungan dan kewibawaan sehingga dapat membawa aura positif bagi lingkungan sekitarnya.

Minum Teh

Tidak hanya soal membersihkan rumah atau identik dengan warna merah saja, hal sederhana seperti minum teh masuk ke dalam tradisi yang dilakukan ketika Perayaan Imlek. Hal ini dilakukan ketika berkumpul dengan sanak keluarga. Tradisi ini dilakukan oleh anak-anak. Mulai dengan memberikan sulangan secangkir teh lebih dulu kepada orang tua, seperti kakek, nenek, ibu, dan bapak.

Tahukah Anda, tradisi minum teh dianggap sebagai sebuah simbol permohonan maaf kepada kedua orang tua. Selain itu, teh juga dianggap sebagai simbol rasa hormat dan kemakmuran di tahun berikutnya. Jenis teh yang biasa diminum dalam tradisi ini adalah teh melati dan teh oolong.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : Liputan6.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE