oleh

Investor Ternyata Tak Tertarik Kelola Pasar Kolpajung Pamekasan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pembangunan pasar tradisional Kolpajung Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tidak jelas. Bahkan, para investor luar daerah yang sebelumnya sempat melakukan kajian tidak ada kabar beritanya.

Sebelumnya, ada sekitar tiga investor dari luar Madura yang menyurvei dan mengkaji pasar yang terletak di jantung Kota Pamekasan tersebut. Namun, sampai sekarang tidak ada tindak lanjut.

“Sampai sekarang para investor itu tidak mengurus izin pembangunan. Meskipun sejak tahun 2017 lalu ada sejumlah investor melakukan kajian,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Bambang Edy Suprapto, Kamis (13/6/2019).

Dikatakan, pihaknya akan tetap berupaya membangun pasar tradisional terbesar di Kabupaten Pamekasan tersebut agar laju perekonomian masyarakat terus meningkat. Terutama kios-kios yang terbakar empat tahun lalu tersebut.

Loading...

Baca Juga : Dua Pelajar Perempuan Tewas Tenggelam di Sungai Bai, Sumenep

Berdasarkan Detail Engineering Design (DED), pembangunan pasar Kolpajung membutuhkan anggaran sebesar Rp 80 miliar, tentu nominal dana itu sulit terakomodir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten.

“Jadi, harus ada suntikan dana dari pusat. Tetapi untuk mendapat anggaran dari pemerintah pusat cukup sulit lantaran dianggap bukan skala prioritas,” pungkasnya.

Penulis : Marzukiy
Editor : Putri Kuzaifah
Berita PortalMadura
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE