PortalMadura.com–Kabar terbaru mengenai smartphone lipat pertama Apple kembali mencuri perhatian. Perangkat yang sementara dijuluki “iPhone Fold” dikabarkan akan menggunakan material canggih yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan dan kenyamanan penggunaan harian—terutama pada komponen paling rentan: engsel.
Menurut bocoran terkini, Apple berencana memproduksi engsel iPhone Fold dari “liquid metal” atau logam cair. Material ini bukan hal baru bagi raksasa teknologi asal Cupertino tersebut. Laporan menyebut Apple telah meneliti dan bereksperimen dengan logam cair selama lebih dari 15 tahun. Keunggulan utamanya? Daya tahan ekstra dan kemampuan meminimalkan tekanan pada titik lipat—dua faktor krusial dalam menjaga keawetan perangkat lipat.
Tak hanya engsel, bodi utama iPhone Fold juga diklaim akan menggunakan jenis titanium baru yang lebih kuat namun lebih ringan dibanding material yang dipakai pada iPhone 15 Pro dan 16 Pro. Langkah ini bertujuan mengimbangi kompleksitas mekanisme lipat tanpa membuat perangkat terlalu berat di tangan pengguna.
Dari sisi desain, iPhone Fold disebut memiliki konfigurasi layar ganda yang tidak biasa. Layar utama bagian dalam diperkirakan berukuran 7,76 inci, sementara layar luar—yang berfungsi saat perangkat dilipat—berukuran 5,49 inci. Di sektor kamera, perangkat ini akan dilengkapi sistem kamera ganda di bagian belakang, meski detail lensa dan fitur masih dirahasiakan.
Awalnya, sempat beredar spekulasi bahwa iPhone Fold akan meluncur bersamaan dengan seri iPhone 18 Pro pada akhir 2026. Namun, timeline terbaru menunjukkan Apple justru menargetkan peluncuran komersial pada awal 2027. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan memilih pendekatan hati-hati, fokus menyempurnakan teknologi lipat sebelum memasukkannya ke pasar yang kompetitif.
Hingga kini, Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor ini. Seperti biasa, semua informasi masih bersumber dari laporan dan bocoran industri yang perlu diverifikasi lebih lanjut. Namun, jika benar terealisasi, iPhone Fold berpotensi menjadi pesaing serius di segmen foldable smartphone yang didominasi Samsung dan Huawei selama ini.





