oleh

Jaga Kodrat, Perempuan Akan Tetap Terhormat

HERLYN CAROLINA, perempuan cantik ini berdarah Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Herlyn biasa disapa mempunyai hati lembut dan selalu bersikap sopan pada semua orang. Dibalik kelembutannya, mempunyai pandangan jauh kedepan soal perempuan Madura dalam menghadapi era globalisasi.

Perempuan Madura, kata dia, perlu berkreasi dan berkarya dalam usaha kemajuan Pulau Madura. “Tentu saja perlu menggali potensi diri dan menguasai teknologi,” ujar Herlyn yang suka warna pink.

Ia memandang perempuan Madura itu mempesona, sopan, lemah gemulai tapi tegas. Dengan modal ini, maka perempuan Madura tidak akan pernah tergilas dengan kemajuan teknologi. “Kesopanan dan kelemah lembutan itu tidak dimiliki oleh semua wanita. Apalagi perempuan Madura itu tegas dan pekerja keras,” kata Herlyn yang lahir 1 April 1981.

Untuk pendidikan kaum hawa di Madura, bukan hal yang menjadi masalah. Lembaga pendidikan dan semangat untuk berbenah diri dalam pendidikan sudah tumbuh sejak 10 tahun terakhir. “Kualitas pendidikan di Madura juga sudah luar biasa dibanding 20 tahun lalu. Nah! tidak ada lagi istilah perempuan Madura tidak berpendidikan,” ucapnya.

Menurut Herlyn, untuk mendapatkan hasil usaha yang optimal, perempuan Madura harus tetap berpijak pada profesi masing-masing. “Kita harus tetap melaksanakan akfifitas dan kegiatan sesuai dengan profesinya,” kata perempuan yang suka senyum.

Selain itu, ia mengingatkan agar perempuan Madura tetap pada kodratnya sebagai seorang wanita. Posisi perempuan itu sangat terhormat bila tetap berpijak pada tanggungjawab dan kewajibannya sebagai wanita. “Dengan memposisikan diri sebagai wanita dialurnya, maka kehormatan seorang perempuan akan tetap terjaga dan tidak akan tergilas dengan era pasar bebas,” tandas Herlyn yang suka jalan-jalan ini.(htn)



Komentar