oleh

Jangan Sahur dan Berbuka dengan Mi Instan, Ini Alasannya

PortalMadura.Com – Salah satu makanan instan dan cepat saji yaitu mi instan. Makanan ini memang praktis dalam membuatnya, apalagi saat sahur seseorang terkadang malas untuk memasak. Mie instan biasanya menjadi sasaran untuk dimakan bersama nasi.

Rasanya memang nikmat dan lezat. Namun tahukah Anda bahwa kebiasaan ini tidaklah baik bagi kesehatan?. Pasalnya, hal ini dapat mempengaruhi kondisi tubuh Anda saat berpuasa selama 30 hari penuh. Jadi, mulai sekarang lebih baik Anda menghindarinya agar tidak terkena dampak buruk itu.

Berikut tiga dampak buruk yang perlu Anda ketahui saat berbuka dan sahur dengan mi instan:

Mi Instan Menghambat Penyerapan Nutrisi Tubuh
Salah satu dampak buruk yang dapat dirasakan ketika mengonsumsi mi instan saat puasa adalah kurangnya nutrisi tubuh. Mi instan diketahui memiliki efek negatif dalam proses pencernaan, sehingga tubuh tidak mampu menyerap nutrisi makanan sehat lain. Hal ini juga membuat Anda tidak bertenaga dalam beraktivitas, sehingga mudah lemas

Mi Instan Rendah Gizi
Mi instan memiliki kandungan kalori yang tinggi, hingga 240 kalori per sajiannya. Namun di balik kalori yang tinggi, mi instan tidak memiliki cukup gizi yang dapat membantu Anda menghabiskan hari saat bulan Ramadan. Selain itu, tingginya kalori yang dikandung oleh mi, dapat membuat Anda lebih cepat lapar saat puasa berlangsung.

Mi Instan Punya Kandungan MSG Tinggi
Monosodium glutamate atau MSG memiliki peranan tinggi memberikan sensasi terbakar pada tenggorokan, sakit kepala, atau nyeri dada setelah dikonsumsi berlebihan. Tentunya kandungan MSG yang tinggi dalam mi instan, akan membuat tubuh Anda tidak segar dan mudah haus di kala puasa. Sehingga, tubuh tidak fit saat siang hari di bulan Ramadan.

Nah, untuk memastikan tubuh Anda tetap segar dan bugar saat puasa, disarankan untuk memperbanyak meminum air putih dan mengonsumsi makanan sehat. Beberapa pilihannya adalah buah-buahan, sayuran, hingga protein hewani seperti ayam dan ikan yang dimasak dengan benar. Tentunya, makanan ini jauh lebih mengenyangkan, dibanding harus makan mi instan saat sahur dan berbuka. Semoga bermanfaat. (liputan6.com/Putri)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE