portalmadura.com — Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menatap pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 kontra Thailand dengan penuh keyakinan. Duel puncak yang mempertemukan dua raksasa Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Senin (5/10/2026).
Laga ini menjadi momen krusial bagi skuad Garuda untuk memutus tren negatif. Berdasarkan catatan sejarah, Indonesia selalu harus mengakui keunggulan Thailand dalam empat kesempatan pertemuan di partai final sebelumnya, yakni pada edisi 2000, 2002, 2016, and 2020.
Kendati menyadari rekor pertemuan yang kurang menguntungkan tersebut, John Herdman menegaskan bahwa anak asuhnya memiliki kualitas yang mumpuni untuk menuliskan sejarah baru.
“Saya mempelajari sejarah pertandingan kedua tim. Saya pikir Thailand telah memenangkan cukup banyak pertandingan melawan Indonesia. Jadi, saya yakin mereka akan percaya diri. Mereka memiliki sejarah mengalahkan Indonesia,” ujar John Herdman.
Waspadai Pengalaman Lawan, Andalkan Pemain Muda dan Eropa
Pelatih asal Inggris itu tidak menutup mata bahwa Thailand memiliki keunggulan dari segi pengalaman serta kedalaman skuad yang terbiasa tampil di laga-laga bertekanan tinggi. Pengalaman tersebut membuat Gajah Warung sangat memahami ritme permainan di tingkat regional.
Meski demikian, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif tersendiri. Herdman mengandalkan kombinasi pemain muda bertalenta serta pilar-pilar utama yang berkiprah di kompetisi Eropa. Secara fisik, skuad Garuda juga dinilai unggul dari segi postur tubuh dan rata-rata usia pemain yang lebih muda.
“Di banyak posisi, kami memiliki pemain dengan postur yang lebih tinggi. Mereka memiliki rata-rata usia yang lebih tua, sedangkan kami lebih muda,” jelas Herdman.
Selain itu, faktor kualitas individu pemain yang merumput di liga-liga level tinggi menjadi tumpuan utama bagi Indonesia untuk mengimbangi kebugaran Thailand yang dinilai sedikit lebih segar berkat rotasi di laga-laga sebelumnya. Herdman optimistis keunggulan tersebut akan menjadi kunci bagi Garuda untuk merebut gelar juara.





