PortalMadura.com – Kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi asal Jepang, Sony. Secara resmi, Sony mengumumkan kenaikan harga konsol PlayStation 5 (PS5) di sejumlah pasar utama global. Kebijakan ini disebut sebagai salah satu penyesuaian harga paling signifikan dalam sejarah lini konsol mereka.
Melansir laporan dari GSMArena pada Sabtu (28/3/2026), penyesuaian harga ini tidak hanya menyasar model standar, melainkan seluruh varian konsol yang tersedia. Mulai dari PS5 model standar, PS5 Digital Edition, hingga varian kelas atas yang baru saja dirilis, PS5 Pro.
Berlaku Mulai April 2026
Kebijakan harga baru ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 2 April 2026. Amerika Serikat (AS) menjadi wilayah yang terdampak paling signifikan, di mana kenaikan harga mencapai USD100 atau setara dengan Rp1,6 juta dari harga sebelumnya.
Bagi konsumen di pasar Amerika Serikat, berikut adalah rincian estimasi harga terbaru setelah penyesuaian:
- PlayStation 5 Standar: Kini dibanderol menjadi 649,99 dolar AS (sekitar Rp11 juta).
- PlayStation 5 Digital Edition: Naik menjadi 599,99 dolar AS (sekitar Rp10,1 juta).
- PlayStation 5 Pro: Menjadi varian termahal dengan label harga baru 899,99 dolar AS (sekitar Rp15,2 juta).
Dampak Kondisi Ekonomi Global
Selain Amerika Serikat, gelombang kenaikan harga ini juga menyisir wilayah Eropa, Inggris, hingga pasar domestik di Jepang. Besaran kenaikannya bervariasi tergantung kebijakan masing-masing wilayah. Bahkan, perangkat handheld PlayStation Portal juga dilaporkan mengalami penyesuaian harga di beberapa negara.
“Keputusan sulit ini terpaksa diambil sebagai respons atas kondisi ekonomi global yang penuh tantangan,” ungkap perwakilan Sony dalam keterangan resminya.
Sony menjelaskan bahwa faktor utama di balik kebijakan ini adalah melonjaknya biaya produksi komponen dan fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Selain itu, kendala logistik eksternal yang kian mahal turut memaksa perusahaan untuk menyesuaikan harga jual demi menjaga stabilitas operasional.
Kenaikan ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para calon pembeli yang telah menantikan konsol generasi terbaru ini, terutama menjelang kuartal kedua tahun 2026.





