oleh

Kapal TNI Tenggelam di Kepulauan Seribu Akibat Pipa Bocor

PortalMadura.Com, Jakarta – Tentara Nasional Angkatan Darat (TNI AD) mengatakan bahwa kapal milik Komando Daerah Militer Jaya yang tenggelam di perairan Kepulauan Seribu diduga mengalami kebocoran pipa strainer.

Namun, kata Asisten Pengamanan Kepala Staf TNI AD Mayor Jenderal M. Nur Rahmad, penyebab tersebut masih merupakan dugaan dari hasil investigasi sementara sebab kapal belum diangkat dari laut.

“Pada saat kejadian [12/3], ketinggian ombak mencapai 2-3 meter dan ombak diduga masuk ke ruang mesin. Pipa strainer berfungsi untuk menyedot air laut,” jelas Nur dalam konferensi pers mengenai musibah tersebut yang digelar di Jakarta, Rabu (21/3/2018), dilansir Anadolu.

Loading...

Nakhoda kapal akhirnya terpaksa mematikan mesin yang sudah terendam air laut dan karena air laut yang terus masuk, akibatnya beban kapal pun bertambah sehingga kapal perlahan tenggelam.

Walau masih berupa hasil investigasi sementara, namun Kepala Dinas Penerangan AD Brigadir Jenderal Alfret Denny Tuejeh mengatakan bahwa TNI menyesalkan terjadinya musibah tersebut.

“Kapal masih dalam proses pengangkatan. Tapi kita tetap mengevaluasi terkait operasional alutsista [alat utama sistem persenjataan]. Ini menjadi pembelajaran berarti,” ungkap Alfret.

Hasil investigasi pasti akan disampaikan ketika kapal sudah berhasil diangkat.

Pada 12 Maret, Kapal Motor Cepat (KMC) AD-16-05 milik Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya tenggelam di Kepulauan Seribu ketika sedang berlayar ke Pulau Pramuka dalam rangka bakti sosial.

Seluruh 65 personel Kodam Jaya selamat.(AA)



Komentar