oleh

Kapan Waktu Tepat Ganti Gir dan Rantai Motor?

PortalMadura.Com – Meskipun banyak pengendara yang memilih menggunakan skuter matik (skutik) sebagai sarana transportasi sehari-hari, tapi tidak sedikit juga yang masih menggunakan kendaraan seperti biasanya atau sport untuk menunjang aktivitasnya.

Keduanya memang sama-sama bisa melaju dengan baik, bedanya jika skutik tidak dilengkapi dengan penggunaan gir dan rantai, sedangkan motor berjenis bebek memakai komponen tersebut.

Sebenarnya setiap komponen dalam kendaraan memiliki fungsi masing-masing, termausk gir dan rantai yang berfungsi cukup penting dalam berkendara. Di mana alat ini memiliki tugas menyalurkan tenaga dari mesin ke roda.

Seiring dengan pemakaian dan berjalannya waktu, performa keduanya bisa berisiko menurun. Oleh karena itulah pemilik kendaraan harus merawat dengan baik agar kondisi kendaraan tetap prima.

Sebelum semakin memburuk performanya, para pemilik motor seharusnya sudah mampu memahami kapan waktu yang tepat untuk mengganti dua komponen penting ini.

Lantas, kapan waktu yang tepat ganti gir dan rantai motor?.

Rantai Motor

Dilansir Liputan6.com yang dikutip dari laman resmi Suzuki Indonesia, gejala gir dan rantai sudah harus diganti itu akan diawali dengan terdengarnya bunyi kasar ketika kendaraan dipacu di jalan.

Biasanya, suara ini berasal dari bagian rantai. Nah, untuk menghilangkan suara tersebut, pemilik kendaraan perlu melumasinya kembali atau mengatur keregangannya lagi agar tidak terdengar bunyi yang kasar.

Baca Juga : Aturan Mengencangkan Rantai Motor yang Jarang Orang Ketahui

Loading...

Kalau masih bisa diatur keregangannya dan suara kasar hilang ketika dilumasi, itu artinya rantai masih dalam kondisi baik dan penggantian belum perlu untuk dilakukan. Suara ini muncul hanya karena ada tanda-tanda muncul keausan saja.

Namun, kalau ban bagian belakang sudah ditarik sampai maksimal dan rantai masih saja terlalu renggang, itu pertanda rantai sudah waktunya untuk diganti dengan yang baru. Tidak perlu menunggu lama untuk menggantinya, karena akan berisiko bagi pengendara.

Gir

Selain bagian rantainya yang terdengar bunyi kasar, untuk mengecek bagian gir nya Anda hanya cukup mengecek mata girnya. Apabila bagian ujung matanya sudah berubah menjadi runcing, hal itu menjadi pertanda bahwa Anda perlu mengganti yang baru.

Biasanya, penggantian gir dan rantai akan dilakukan setiap 25.000 KM. Tapi yang perlu Anda ingat adalah hal itu tergantung dari bagaimana cara Anda berkendara. Apabila gaya dalam berkendara Anda biasa-biasa saja, maka akan berbeda perawatannya dengan yang asal atau sembarangan selama berkendara.

Intinya, jangan menunda-nunda kalau memang sudah waktunya mengganti gir dan rantai. Karena, rantai yang sudah terlalu renggang berisiko putus di jalan kalau terus dipaksakan untuk dipakai berkendara.

Anda tentu tidak mau kan jika terjadi hal yang tidak diinginkan selama di jalan misalnya kecelakaan?. Kalau ingin mengganti gir dan rantai, sebaiknya dilakukan bersamaan. Jangan terpisah, supaya performa sistem penggerak tetap bekerja dengan maksimal.

Demikian penjelasan mengenai waktu yang tepat mengganti gir dan rantai motor. Harap diperhatikan agar selama berkendara Anda merasa aman dan nyaman.


Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : liputan6.com

Komentar