oleh

Kapolres Sumenep Pastikan Tak Ada Penculikan Anak

PortalMadura.Com, Sumenep – Kepala Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Madura, Jawa Timur, AKBP Joseph Ananta Pinora memastikan, tidak ada penculikan anak di wilayah hukum Sumenep.

“Untuk kasus di Batang-batang, kesimpulan sementara kemungkinan anak tersebut ingin mendapatkan perhatian lebih dari pihak lain,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Joseph Ananta Pinura, Kamis (16/3/2017).

Menurut Pinora, kalau benar-benar terjadi penculikan dipastikan akan memberlakukan hukum yang berlaku bagi pelakunya. Sebab, penculikan anak itu menyangkut jiwa manusia.

“Kalau memang terjadi penculikan, kami akan kejar pelakunya dan akan terapkan hukum yang berlaku,” ucapnya.

Terkait dengan dugaan dua anak yang nyaris menjadi korban penculikan, lanjutnya, pihaknya telah melakukan konseling dan mempelajari kronologis kejadian tersebut dengan menanyakan langsung kepada anak yang bersangkutan.

“Para orang tua tidak perlu terlalu khawatir terhadap isu upaya penculikan anak. Karena kami juga tetap waspada dan mengantisipasi kejadian tersebut,” ucapnya.

Sebelumnya, dua anak masing-masing bernama Baisuni (12) dan Fadhil Ilyas (8) nyaris jadi korban penculikan orang tak dikenal. Kedua anak asal Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur itu nyaris jadi korban penculikan saat mereka menjaga padi di sawah.

Peristiwa yang menimpa dua anak yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) itu bermula, hari Selasa (14/3/2017) sekitar pukul 12.00 WIB, korban menjaga padi dari hama burung disawah milik orang tuanya. Tiba-tiba, dua seorang laki-laki tak dikenal mengendarai mobil menghampiri kedua korban dan membekapnya.

Beruntung, dua anak tersebut dapat melawan laki-laki tak dikenal itu dengan cara menggigit dan melepas ketapel ke mukanya. Akhirnya, dua orang tak dikenal itu lari. (Arifin/Putri)

Loading...