portalmadura.com – Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi melakukan perombakan strategis di jajaran manajemen tim nasional. Presiden baru FIGC, Giovanni Malagò, menunjuk mantan bintang dan manajer top asal Brasil yang kini telah berkewarganegaraan Italia, Leonardo Nascimento de Araújo, sebagai advisor baru bagi Gli Azzurri.
Keputusan krusial yang diumumkan pada Minggu (12/7/2026) ini menempatkan Leonardo untuk bekerja berdampingan dengan Direktur Teknis, Paolo Maldini. Duet ikonik eks Milan ini mengemban misi besar dari federasi, yaitu merancang peta jalan strategis dan menakhodai Timnas Italia menuju putaran final Piala Dunia mendatang.
Leonardo dipilih karena rekam jejaknya yang sangat luas di dunia sepak bola internasional, baik sebagai pemain, pelatih, maupun jajaran eksekutif klub raksasa Eropa. Pria kelahiran Niterói, Brasil, 5 September 1969 ini dikenal memiliki kecerdasan taktis dan fleksibilitas yang tinggi sejak memulai debut profesionalnya di Flamengo pada usia 17 tahun bersama legenda Zico.
Karier Cemerlang dari Lapangan Hijau hingga Kursi Manajemen
Selama aktif bermain, Leonardo telah memperkuat berbagai klub elite lintas benua, mulai dari Sao Paulo, Valencia di Liga Spanyol, Kashima Antlers di Jepang, hingga Paris Saint-Germain (PSG) di Prancis. Namun, ikatan terkuatnya terbangun saat berseragam AC Milan pada 1997, di mana ia mencatatkan 96 laga, mencetak 22 gol, dan mempersembahkan gelar Scudetto 1998-1999.
Usai gantung sepatu pada tahun 2003, Leonardo bertransformasi menjadi salah satu konseptor transfer paling disegani di Eropa. Di bawah arahan Adriano Galliani, ia menjadi aktor intelektual di balik mendaratnya bintang-bintang besar Brasil seperti Kaká, Alexandre Pato, dan Thiago Silva ke San Siro.
Karier manajerialnya pun penuh dinamika. Ia sempat menukangi AC Milan pada 2009 sebelum memicu kontroversi panas dengan menyeberang ke rival sekota, Inter Milan, beberapa bulan setelahnya. Selain melatih, Leonardo juga dua kali menjabat sebagai Direktur Olahraga Paris Saint-Germain (PSG), peran yang semakin memperkaya portofolio eksekutifnya sebelum menerima pinangan FIGC.
Sentuhan Internasional dan Kedekatan Emosional dengan Italia
Penunjukan Leonardo dinilai sebagai langkah tepat mengingat kedekatan emosionalnya yang mendalam dengan Italia. Pria yang menguasai lima bahasa secara fasih—Portugis, Italia, Prancis, Inggris, dan Spanyol—ini telah resmi mengantongi paspor Italia sejak tahun 2008 dan menganggap negara tersebut sebagai tanah air keduanya.
Di ranah personal, kehidupan rumah tangga Leonardo juga sangat lekat dengan media Italia. Setelah berpisah dari model Brasil, Beatriz, ia menikah dengan jurnalis olahraga kenamaan Italia, Anna Billò, pada September 2013 lewat momen lamaran langsung di televisi yang sempat viral. Kehadiran Leonardo diharapkan mampu membawa stabilitas, koneksi global, serta visi modern yang dibutuhkan Timnas Italia untuk kembali ke jajaran elite sepak bola dunia.





