oleh

Kenali 5 Alasan Ibu Sering Bertengkar dengan Anak Gadisnya

PortalMadura.Com – Setiap makhluk hidup tidak akan luput dari yang namanya perselisihan. Begitu pula dengan kehidupan seorang ibu dengan anaknya. Banyak yang mengatakan, bahwa ibu sering kali bertengkar dengan anak perempuannya.

Ketika seorang ibu kerap bertengkar dengan anak perempuannya, ternyata memiliki beberapa alasan. Benarkah?.

Ya, berikut ini lima alasan ibu dan anak gadisnya sering bertengkar:

Perbedaan Pendapat antara Ibu dan Anak
Banyak ibu yang kurang memahami perkembangan di zaman sekarang ini. Banyak sekali ibu yang ingin agar anak perempuannya mengikuti tradisi yang konvensional.

Di satu sisi, seorang ibu sangat ingin agar anak perempuannya jadi sukses. Salah penyampaian ini dan juga keadaan yang tidak sama dengan zaman dahulu kadang bikin anak dan ibu rentan bertengkar.

Ketidakcocokan Antara Ibu dan Anak
Akan selalu ada ketidakcocokan antara ibu dan anak. Hal ini karena perbedaan generasi antara ibu dan anak. Untuk menghindari perselisihan, disarankan untuk saling terbuka dan berkomunikasi yang baik.

Ibu Terkesan Terlalu Dominan pada Anak
Setiap ibu pasti akan selalu ingin menjaga anak gadisnya. Karena itu, kadang ibu terkesan terlalu dominan pada anaknya. Anak pun merasa sedikit tertekan. Tidak jarang anak akan memberontak dan ibu jadi marah. Pertengkaran pun tidak bisa dihindarkan.

Loading...

Baca Juga: Jangan Pernah Libatkan Keluarga Saat Bertengkar dengan Pasangan, Ini 4 Alasannya

Membicarakan Sesuatu di Waktu yang tidak Tepat
Kadang pertengkaran disebabkan karena timing atau waktu yang tidak tepat. Ibu sering memilih waktu yang tidak pas saat ingin membicarakan sesuatu yang cukup serius dengan anak gadisnya. Hal ini yang kadang menyebabkan salah paham dan berakhir dengan pertengkaran.

Ibu tidak Memahami Pembicaraan Anak
Salah paham kadang terjadi karena ibu tidak memahami pembicaraan anak. Anak menyalahkan ibu dan akhirnya timbul pertengkaran. Ibu memang harus mengetahui karakter anaknya dan mencari jalan terbaik untuk menyampaikan apa yang diinginkan agar tidak sampai terjadi perselisihan.

Kembali lagi, bahwa komunikasi dan membaca situasi jadi hal yang paling penting saat ibu ingin mengungkapkan apa yang diinginkan pada si anak gadis.


Rewriter : Salimah
Sumber : fimela.com

Komentar