oleh

Kenali 5 Tanda Jika Anda Terlalu Narsis di Medsos

PortalMadura.Com – Berbicara tentang dampak dari adanya Media Sosial (Medsos) rasanya tidak pernah ada habisnya. Selain bisa membuat seseorang terkesan introvert lantaran penggunaannya yang berlebihan, ia juga akan menjadi generasi yang narsis.

Sebagaimana Penelitian dari Psychology Today yang menemukan bahwa generasi sekarang bisa menjadi generasi paling narsis sepanjang sejarah, dan hal ini dipicu oleh media sosial.

Meskipun tidak membahayakan, orang narsis akut bisa menjadi tipikal orang yang tidak menyenangkan untuk diajak berbicara. Suka tidak suka, hal ini merupakan isu yang perlu diperhatikan.

Lantas, apa tanda-tanda bahwa Anda terlalu narsis di media sosial?. Ini dia daftarnya:

Anda Doyan Selfie
Bila Anda perhatikan, foto selfie menandakan bahwa seseorang mengingkan pujian yang banyak. Ketika selfie, Anda akan mengambil foto yang paling baik dari diri Anda. Orang yang gemar selfie akan sering menggonta-ganti foto profile di media sosial miliknya. Setiap foto terbaru diharapkan memberikan ketertarikan pada dirinya.

Anda Kecanduan
Anda akan mengakses media sosial bila tidak ada kerjaan. Ini merupakan tanda lain bahwa Anda merupakan orang yang narsis. Hal ini juga mengindikasikan bahwa Anda kecanduan.

Coba ingat-ingat saat Anda mengakses media sosial, bukan berarti Anda memang sedang mencari sesuatu yang penting. Akibat yang ditimbulkan adalah, Anda tidak akan lagi memperhatikan lingkungan sekitarnya.

Perang Media Sosial
Orang yang narsis memiliki ciri-ciri lain, yakni senang menjadi pusat perhatian. Dampak yang muncul adalah timbulnya konflik dengan orang lain. Misalnya, orang yang ingin didengarkan pendapatnya.

Topik yang dibicarakan bisa mengenai politik, agama, ataupun hal-hal kecil lainnya. Tujuannya bukan untuk hal yang positif, melainkan respon dari orang lain. Dia ingin dianggap oleh orang lain.

Terlalu Banyak Nge-Share
Riset menemukan bahwa orang yang sering nge-share di Facebook maupun Twitter menunjukkan dia merupakan orang yang narsis. Alasan paling rasional karena ingin menunjukkan kepada setiap orang konten yang dia anggap menarik. Dengan melakukan share tersebut, mereka ingin menjadi pusat perhatian dan dianggap.

Semua Orang Harus Tahu Kehidupan Anda
Orang narsis tidak akan pernah bosan memberi tahu semua orang tiap kejadian yang dia alami. Mereka ingin memberitahukan betapa hebatnya hidup mereka hingga orang-orang perlu mengetahuinya. Penderita narsis parah bisa saja melakukan kebohongan untuk mendapatkan perhatian lebih.

Nah, di antara beberapa tanda di atas, apakah Anda salah satunya?. (liputan6.com/Putri)



Komentar