oleh

Kenali Penyebab dan Gejala Alergi Air yang Tergolomg Langka

PortalMadura.Com – Alergi air dalam istilah medis dikenal sebagai urtikaria aquagenik, yaitu kondisi saat kulit mengalami reaksi alergi, berupa ruam kemerahan dan gatal, setelah terpapar air. Reaksi yang muncul pada alergi air sangat mirip dengan gatal-gatal pada umumnya, sehingga sering kali sulit dibedakan.

Alergi air ditandai dengan munculnya reaksi pada kulit saat kontak dengan air, termasuk air hujan, air mata, atau bahkan keringat. Meski cukup jarang terjadi, alergi air dapat dialami oleh siapa saja. Dilansir dari laman Alodokter.Com, Kamis (10/12/2020):

Kemungkinan Penyebab Alergi Air

Alergi air dapat terjadi saat permukaan kulit kontak dengan berbagai jenis sumber air, termasuk air keran, air kolam, air hujan, keringat, air mata, hingga salju. Senyawa kimia dalam air, seperti klorin, dapat memicu respons imunitas berupa pelepasan histamin. Hal inilah yang menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Jadi, gejala yang muncul kemungkinan bukan disebabkan oleh air, melainkan oleh zat alergen (pemicu alergi) yang larut di dalam air.

Gejala Alergi Air

Gejala alergi air kurang lebih serupa dengan biduran, yaitu munculnya ruam kemerahan, terasa gatal atau perih seperti terbakar, hingga peradangan pada kulit. Gejala tersebut dapat muncul di area tubuh mana saja yang mengalami kontak dengan air.

Cara Mengatasi Alergi Air

Sama seperti alergi pada umumnya, belum ada pengobatan yang efektif untuk mengatasi alergi air hingga saat ini. Meski demikian, tersedia beberapa pilihan pengobatan yang dapat meringankan gejala yang muncul. Sebelum menentukan jenis penanganan, dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui penyebab dan seberapa berat keluhan yang dialami.

Rewriter : Raudatul Fitrah
Sumber : Alodokter.Com
Tirto.ID
Loading...

Komentar