oleh

Kerapan Sapi Tembus Mahakarya Indonesia

PortalMadura.Com, Pamekasan – Kerapan sapi yang merupakan budaya asli Madura ternyata dapat menembus sebagai kategori Mahakarya Indonesia.

Panitia pelaksana festival kerapan sapi, Wahyudi mengatakan, festival kerapan sapi merupakan salah satu budaya mahakarya Indonesia yang hingga kini masih lestari di daerah asalnya, Madura. Budaya kerapan sapi tersebut biasanya digelar pada akhir musim tanam tembakau.

“Kerapan sapi ini harus tetap dijaga dengan baik, karena merupakan budaya Madura yang memiliki makna filosofi yang mendalam berdasarkan sejarah munculnya kerapan sapi ini,” katanya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kerapan sapi pertama kali diadakan pada era pemerintah pangeran Katandur di Karaton Sumenep pada abad ke-15 sebagai kegiatan pengisi waktu luang seusai panen.

“Di balik sebuah kompetisi tradisional kebanggaan masyarakat Madura, kami turut meyakini bahwa kerapan sapi akan terus mengamalkan filosofi watak yang tinggi dan melestarikannya secara turun temurun,” tandasnya.

Melalui kerapan sapi, masyarakat Madura mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia sebagai pekerja keras dan pantang berdiam diri. Dengan demikian, budaya ini bisa masuk sebagai kategori Mahakarya Indonesia. (Marzukiy/har)



Komentar